Mendag ingin Tolak Angin seperti Indomie
Jum'at, 21 Maret 2014 - 17:31 WIB
Mendag ingin Tolak Angin seperti Indomie
A
A
A
Sindonews.com - Saat ini produk-produk Indonesia semakin bermunculan di mancanegara. Salah satunya Indomie, makanan instan ini kini bertengger di pasar-pasar mancanegara.
Melihat hal tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi berniat menjadikan produk "Tolak Angin" juga sama terkenalnya seperti Indomie.
"Tolak Angin sebenarnya laku di mana-mana, produk itu musti bisa seperti Indomie," ungkapnya dalam media briefing di kantornya, Jumat (21/3/2014).
Dia menceritakan, awal mula Indomie dikenal di mancanegara karena dibawa oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Timur Tengah (Timteng). Karena TKI pekerja rumahan, saat mereka makan dilihat oleh anak majikannya yang kemudian langsung ikut makan Indomie tersebut.
"Begitu mereka makan Indomie, hari ini Indofood punya empat line di Saudi Arabia," ujarnya Mendag.
Menurutnya, yang terjadi pada Indomie dapat diterapkan juga pada produk asli Indonesia, yaitu Tolak Angin. Dia pun berambisi menjadikan Tolak Angin sama terkenalnya dengan Indomie.
"Tolak Angin sangat Indonesia sekali, ini harus dijelaskan karena barangnya bagus. Apalagi harus menjelaskan masuk angin itu bagaimana. Saya bilang, kita akan kerja sama untuk menerjemahkan, buat stiker dan labelnya, terus kita penetrasi ke Malaysia," tuturnya.
Dia mengatakan, dengan jumlah TKI di Malaysia yang mencapai dua juta jiwa, Lutfi yakin ini akan jadi pasar ekspor yang luar biasa. Karena itu, ini patut dicoba.
Melihat hal tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi berniat menjadikan produk "Tolak Angin" juga sama terkenalnya seperti Indomie.
"Tolak Angin sebenarnya laku di mana-mana, produk itu musti bisa seperti Indomie," ungkapnya dalam media briefing di kantornya, Jumat (21/3/2014).
Dia menceritakan, awal mula Indomie dikenal di mancanegara karena dibawa oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Timur Tengah (Timteng). Karena TKI pekerja rumahan, saat mereka makan dilihat oleh anak majikannya yang kemudian langsung ikut makan Indomie tersebut.
"Begitu mereka makan Indomie, hari ini Indofood punya empat line di Saudi Arabia," ujarnya Mendag.
Menurutnya, yang terjadi pada Indomie dapat diterapkan juga pada produk asli Indonesia, yaitu Tolak Angin. Dia pun berambisi menjadikan Tolak Angin sama terkenalnya dengan Indomie.
"Tolak Angin sangat Indonesia sekali, ini harus dijelaskan karena barangnya bagus. Apalagi harus menjelaskan masuk angin itu bagaimana. Saya bilang, kita akan kerja sama untuk menerjemahkan, buat stiker dan labelnya, terus kita penetrasi ke Malaysia," tuturnya.
Dia mengatakan, dengan jumlah TKI di Malaysia yang mencapai dua juta jiwa, Lutfi yakin ini akan jadi pasar ekspor yang luar biasa. Karena itu, ini patut dicoba.
(izz)
Lihat Juga :