Genjot pendapatan, BBRM tambah kapal AHTS

Selasa, 25 Maret 2014 - 18:44 WIB
Genjot pendapatan, BBRM...
Genjot pendapatan, BBRM tambah kapal AHTS
A A A
Sindonews.com - Dalam rangka meningkatkan pendapatan 2014, PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) berencana menambah satu unit kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) yang akan dipergunakan untuk armada penunjang lepas pantai.

"Ke depannya perusahaan akan menambah kapal offshore khususnya. Dalam waktu dekat satu unit kapal AHTS," ungkap Chief Finance BBRM, Peter Kusuma dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan di Jakarta, Selasa (25/3/2014).

Lebih lanjut Peter mengungkapkan, pendanaan untuk tahun ini sebesar 30 persen berasal dari internal perusahaan dan 70 persen berasal dari pinjaman bank. Tahun ini BBRM tidak berencana menambah kapal untuk tug and barge. Saat ini BBRM telah memiliki empat unit kapal AHTS, serta belum lama ini telah menambah satu unit.

"Sudah ada empat unit kapal AHTS, kemudian kemarin sudah menambah satu lagi. Dan rencananya hingga akhir 2014 ini akan menambah satu unit. Jadi totalnya menjadi minimal lima atau enam unit," ungkap dia.

Sekedar diketahui, AHTS merupakan sebuah kapal yang bekerja untuk menangani pemasangan jangkar untuk buoy ataunpun untuk mengangkat jangkar. Kapal ini juga dipergunakan untuk inspeksi rantai sampai pada jangkar yang di dalam laut.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbedaan BUMN PT Pelayaran...
Perbedaan BUMN PT Pelayaran Nasional Indonesia dan PT Pelabuhan Indonesia
Pelni Hemat Miliaran...
Pelni Hemat Miliaran Rupiah dari Efisiensi BBM Kapal
Cegah Penyebaran Covid-19,...
Cegah Penyebaran Covid-19, Pelni Lakukan Penyesuaian Operasional Kapal
PT PELNI Amankan Aset...
PT PELNI Amankan Aset Tanah dan Bangunan di Makassar
PELNI Tegaskan Kasus...
PELNI Tegaskan Kasus Pemalsuan Ijazah Tak Ganggu Operasional Perusahaan
Pelni Serahkan Sepenuhnya...
Pelni Serahkan Sepenuhnya Kasus Dokter Palsu ke Penegak Hukum
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
25 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
54 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved