Wall Street rebound dipicu naiknya kepercayaan konsumen
Rabu, 26 Maret 2014 - 08:58 WIB
Wall Street rebound dipicu naiknya kepercayaan konsumen
A
A
A
Sindonews.com - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berakhir balik arah positif (rebound) dipicu data kepercayaan konsumen, yang meningkatkan optimisme terhadap perekonomian.
Data menunjukkan kepercayaan konsumen pada Maret naik di atas perkiraan ke level tertinggi sejak Januari 2008. sementara perdagangan bergerak flutuatif sepanjang hari.
Saham momentum masih terkoreksi, seperti Netflix (NFLX.O) turun 2,1 persen menjadi USD370,84. Saham Netflix menurun selama 14 dari 15 sesi perdagangan terakhir dan telah jatuh hampir 19 persen.
Sementara saham biotek berhasil balik arah menguat, seperti saham Regeneron Pharma (REGN.O) ditutup menguat 0,8 persen menjadi USD308,87 dan Gilead Sciences Inc (GILD.O) terkerek 1,3 persen menjadi USD73,03 serta Alexion Pharma (ALXN.O) naik 2,2 persen menjadi USD153,08.
Rebound bursa ini merupakan momentum, yang mengindikasi kekhawatiran terhadap ketegangan geopolitik di Ukraina dan perlambatan pertumbuhan di China untuk sementara mereda, sehingga investor tidak banyak melepas sahamnya.
"Investor sesaat menjadi khawatir terhadap momentum, tapi koreksi yang sempat terjadi itu sehat dan kita bisa melihat kenaikan moderat hari ini karena investor melihat bahwa saham tetap menjadi portofolio yang paling menarik," kata Kepala Strategi Portofolio Allianz Global Investors Kristina Hooper seperti dilansir Reuters, Rabu (26/3/2014).
Adapun saham sektor biotek, menurut dia, masih menarik karena menawarkan tingkat yang lebih tinggi dari pertumbuhan dan karena valuasi aksi jualnya membaik.
Indeks Dow Jones berakhir naik 91,19 poin atau 0,56 persen menjadi 16.367,88; Indeks S&P 500 naik 8,18 poin atau 0,44 persen menjadi 1.865,62 dan Nasdaq menguat 7,88 poin atau 0,19 persen menjadi 4.234,27.
Data menunjukkan kepercayaan konsumen pada Maret naik di atas perkiraan ke level tertinggi sejak Januari 2008. sementara perdagangan bergerak flutuatif sepanjang hari.
Saham momentum masih terkoreksi, seperti Netflix (NFLX.O) turun 2,1 persen menjadi USD370,84. Saham Netflix menurun selama 14 dari 15 sesi perdagangan terakhir dan telah jatuh hampir 19 persen.
Sementara saham biotek berhasil balik arah menguat, seperti saham Regeneron Pharma (REGN.O) ditutup menguat 0,8 persen menjadi USD308,87 dan Gilead Sciences Inc (GILD.O) terkerek 1,3 persen menjadi USD73,03 serta Alexion Pharma (ALXN.O) naik 2,2 persen menjadi USD153,08.
Rebound bursa ini merupakan momentum, yang mengindikasi kekhawatiran terhadap ketegangan geopolitik di Ukraina dan perlambatan pertumbuhan di China untuk sementara mereda, sehingga investor tidak banyak melepas sahamnya.
"Investor sesaat menjadi khawatir terhadap momentum, tapi koreksi yang sempat terjadi itu sehat dan kita bisa melihat kenaikan moderat hari ini karena investor melihat bahwa saham tetap menjadi portofolio yang paling menarik," kata Kepala Strategi Portofolio Allianz Global Investors Kristina Hooper seperti dilansir Reuters, Rabu (26/3/2014).
Adapun saham sektor biotek, menurut dia, masih menarik karena menawarkan tingkat yang lebih tinggi dari pertumbuhan dan karena valuasi aksi jualnya membaik.
Indeks Dow Jones berakhir naik 91,19 poin atau 0,56 persen menjadi 16.367,88; Indeks S&P 500 naik 8,18 poin atau 0,44 persen menjadi 1.865,62 dan Nasdaq menguat 7,88 poin atau 0,19 persen menjadi 4.234,27.
(rna)
Lihat Juga :