Laba Modernland 2013 meroket 841%
Rabu, 26 Maret 2014 - 15:10 WIB
Laba Modernland 2013 meroket 841%
A
A
A
Sindonews.com - PT Modernland Realty Tbk (MDLN) sepanjang tahun lalu membukukan kenaikan laba bersih signifikan. Laba bersih perseroan meroket 841,26 persen menjadi Rp2,45 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp260,5 miliar.
Laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan di Jakarta, Rabu (26/3/2014) menyebutkan bahwa melesatnya laba bersih perseroan didukung naiknya pendapatan dan berkurangnya beban perusahaan.
Tercatat pendapatan MDLN pada tahun lalu sebesar Rp1,84 triliun, yang berasal dari penjualan bersih senilai Rp1,74 triliun, pendapatan dari hotel dan sewa Rp58,56 miliar serta lapangan golf dan restoran club house Rp45,95 miliar. Pendapatan ini meningkat 73,58 persen dibanding tahun sebelumnya senilai Rp1,06 triliun.
Total beban berhasil ditekan sekitar 8,07 persen menjadi Rp511,16 miliar dibanding 2012 sebesar Rp556,04 miliar. Rinciannya, beban pokok penjualan tercatat turun menjadi Rp431,5 miliar dari Rp526,58 miliar, namun beban langsung hotel dan sewa melonjak menjadi Rp47,27 miliar dari Rp1,72 miliar dan beban langsung lapangan golf dan restoran club house naik menjadi Rp32,39.
Laba usaha perseroan pada tahun lalu tercatat meningkat menjadi Rp2,66 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp346,99 miliar. Di sisi lain, bagian atas laba bersih entitas asosiasi bersih bertambah menjadi Rp44,35 miliar dari Rp29,27 miliar dan pendapatan keuangan meningkat dari Rp5,31 miliar menjadi Rp19,69 miliar. Namun, beban keuangan juga naik menjadi Rp179,94 miliar dari Rp69,97 miliar.
Laba bersih per saham dasar melesat menjadi Rp195,62 dibanding 2012 senilai Rp20,79 per saham. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp9,65 triliun dari tahun sebelumnya Rp4,59 triliun.
Laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan di Jakarta, Rabu (26/3/2014) menyebutkan bahwa melesatnya laba bersih perseroan didukung naiknya pendapatan dan berkurangnya beban perusahaan.
Tercatat pendapatan MDLN pada tahun lalu sebesar Rp1,84 triliun, yang berasal dari penjualan bersih senilai Rp1,74 triliun, pendapatan dari hotel dan sewa Rp58,56 miliar serta lapangan golf dan restoran club house Rp45,95 miliar. Pendapatan ini meningkat 73,58 persen dibanding tahun sebelumnya senilai Rp1,06 triliun.
Total beban berhasil ditekan sekitar 8,07 persen menjadi Rp511,16 miliar dibanding 2012 sebesar Rp556,04 miliar. Rinciannya, beban pokok penjualan tercatat turun menjadi Rp431,5 miliar dari Rp526,58 miliar, namun beban langsung hotel dan sewa melonjak menjadi Rp47,27 miliar dari Rp1,72 miliar dan beban langsung lapangan golf dan restoran club house naik menjadi Rp32,39.
Laba usaha perseroan pada tahun lalu tercatat meningkat menjadi Rp2,66 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp346,99 miliar. Di sisi lain, bagian atas laba bersih entitas asosiasi bersih bertambah menjadi Rp44,35 miliar dari Rp29,27 miliar dan pendapatan keuangan meningkat dari Rp5,31 miliar menjadi Rp19,69 miliar. Namun, beban keuangan juga naik menjadi Rp179,94 miliar dari Rp69,97 miliar.
Laba bersih per saham dasar melesat menjadi Rp195,62 dibanding 2012 senilai Rp20,79 per saham. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp9,65 triliun dari tahun sebelumnya Rp4,59 triliun.
(rna)
Lihat Juga :