Saham teknologi melorot, Wall Street berakhir terkoreksi

Kamis, 27 Maret 2014 - 08:55 WIB
Saham teknologi melorot,...
Saham teknologi melorot, Wall Street berakhir terkoreksi
A A A
Sindonews.com - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berakhir terkoreksi dipimpin kejatuhan sektor teknologi dan material dipicu kekhawatiran meningkatnya konflik geopolitik pasca Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa memberikan sanksi keras terhadap Rusia.

Amerika Serikat dan Uni Eropa sepakat mempersiapkan kemungkinan sanksi ekonomi yang lebih keras menanggapi sikap Rusia di Ukraina. Sanksi kemungkinan bisa dilakukan terhadap sektor energi. Hal ini membuat sektor energi di indeks S&P tergelincir 0,3 persen.

"Berita seperti geopolitik bisa membuat investor lebih gugup," kata Kepala Ekonom Rockwell Global Capital Peter Cardillo seperti dilansir Reuters, Kamis (27/3/2014).

Perdagangan saham bergerak fluktuatif, di mana saham mayoritas menguat pada awal perdagangan setelah data ekonomi AS membaik. Namun, indeks utama berbalik melemah pada perdagangan sore dipicu terkoreksinya sektor teknologi secara signifikan.

Saham teknologi yang terkoreksi, diantaranya Facebook (F.BO) yang mengalami penurunan terbesar setelah perusahaan jejaring sosial tersebut menyatakan akan mengakuisisi Oculus VR Inc sebesar USD2 miliar. Saham Facebook anjlok 6,9 persen menjadi USD60,39. Sementara saham King Digital Entertainment Plc (KING.N) merosot 15,6 persen menjadi USD19.

Indeks Dow Jones berakhir turun 98,89 poin atau 0,60 persen menjadi 16.268,99; indeks S&P 500 menurun 13,06 poin atau 0,70 persen menjadi 1.852,56 dan Nasdaq terkoreksi 60,69 poin atau 1,43 persen menjadi 4.173,58.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
51 menit yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
55 menit yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
1 jam yang lalu
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
2 jam yang lalu
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
3 jam yang lalu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
3 jam yang lalu
Infografis
5 Teknologi Canggih...
5 Teknologi Canggih Masjidilharam, Salah Satunya Robot Panduan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved