Kemendag tetapkan HPE produk pertambangan
Kamis, 27 Maret 2014 - 13:12 WIB
Kemendag tetapkan HPE produk pertambangan
A
A
A
Sindonews.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI telah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 15/M-DAG/PER/3/2013 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertambangan Hasil Pengolahan yang Dikenakan Bea Keluar.
Peraturan tersebut terbita pada 25 Maret 2014. "Penetapan HPE periode April 2013 tersebut dilakukan setelah memperhatikan usulan tertulis dan hasil rapat koordinasi dengan instansi-instansi teknis terkait. Khususnya dalam menyikapi perkembangan harga komoditi, baik nasional maupun internasional," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Bachrul Chairi dalam rilisnya, Kamis (27/3/2014).
Produk pertambangan hasil pengolahan yang dikenakan bea keluar periode April 2014 adalah konsentrat tembaga, seng, timbal, besi, mangan, ilmenite, serta konsentrat titanium lainnya. Harga dasar perhitungan HPE bersumber dari Asian Metal untuk konsentrat besi dan konsentrat mangan.
Sementara, konsentrat tembaga, konsentrat timbal, dan konsentrat seng berdasarkan London Metal Exchange (LME). Dibandingkan dengan penetapan HPE periode Maret 2014, sebagian besar mengalami penurunan.
Konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) dengan harga rata-rata sebesar USD1.891,99/WMT turun 0,06 persen, konsentrat bijih besi (hematit, magnetit, pirit) yaitu (Fe ≥ 62 persen) dengan harga rata-rata sebesar USD 87,86/WMT turun 2,27 persen.
Untuk konsentrat bijih besi (gutit/laterit) dengan kadar (Fe ≥ 51 persen dan (Al2O3 + SiO3) ≥ 10 persen) dengan harga rata-rata USD38,35/WMT turun 10,58 persen. Konsentrat timbal (Pb ≥ 57 persen) dengan harga rata-rata USD862,32/WMT turun 2,04 persen.
Sementara, yang mengalami kenaikan dibandingkan HPE periode Maret 2014 adalah konsentrat mangan (Mn ≥ 49 persen) dengan harga rata-rata USD193,23 atau naik sebesar 0,85 persen dan konsentrat seng (Zn ≥ 52 persen) dengan harga rata-rata USD494,25/WMT, atau naik sebesar 1,90 persen.
"Peningkatan dan penurunan HPE produk pertambangan hasil pengolahan disebabkan adanya fluktuasi harga internasional pada komoditas pertambangan tersebut," jelas Bachrul.
Sedangkan konsentrat ilminate dan konsentrat titanium lainnya tidak mengalami perubahan dibandingkan HPE periode sebelumnya.
Peraturan tersebut terbita pada 25 Maret 2014. "Penetapan HPE periode April 2013 tersebut dilakukan setelah memperhatikan usulan tertulis dan hasil rapat koordinasi dengan instansi-instansi teknis terkait. Khususnya dalam menyikapi perkembangan harga komoditi, baik nasional maupun internasional," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Bachrul Chairi dalam rilisnya, Kamis (27/3/2014).
Produk pertambangan hasil pengolahan yang dikenakan bea keluar periode April 2014 adalah konsentrat tembaga, seng, timbal, besi, mangan, ilmenite, serta konsentrat titanium lainnya. Harga dasar perhitungan HPE bersumber dari Asian Metal untuk konsentrat besi dan konsentrat mangan.
Sementara, konsentrat tembaga, konsentrat timbal, dan konsentrat seng berdasarkan London Metal Exchange (LME). Dibandingkan dengan penetapan HPE periode Maret 2014, sebagian besar mengalami penurunan.
Konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) dengan harga rata-rata sebesar USD1.891,99/WMT turun 0,06 persen, konsentrat bijih besi (hematit, magnetit, pirit) yaitu (Fe ≥ 62 persen) dengan harga rata-rata sebesar USD 87,86/WMT turun 2,27 persen.
Untuk konsentrat bijih besi (gutit/laterit) dengan kadar (Fe ≥ 51 persen dan (Al2O3 + SiO3) ≥ 10 persen) dengan harga rata-rata USD38,35/WMT turun 10,58 persen. Konsentrat timbal (Pb ≥ 57 persen) dengan harga rata-rata USD862,32/WMT turun 2,04 persen.
Sementara, yang mengalami kenaikan dibandingkan HPE periode Maret 2014 adalah konsentrat mangan (Mn ≥ 49 persen) dengan harga rata-rata USD193,23 atau naik sebesar 0,85 persen dan konsentrat seng (Zn ≥ 52 persen) dengan harga rata-rata USD494,25/WMT, atau naik sebesar 1,90 persen.
"Peningkatan dan penurunan HPE produk pertambangan hasil pengolahan disebabkan adanya fluktuasi harga internasional pada komoditas pertambangan tersebut," jelas Bachrul.
Sedangkan konsentrat ilminate dan konsentrat titanium lainnya tidak mengalami perubahan dibandingkan HPE periode sebelumnya.
(izz)
Lihat Juga :