Wika Realty ditargetkan IPO tahun depan
Kamis, 27 Maret 2014 - 16:25 WIB
Wika Realty ditargetkan IPO tahun depan
A
A
A
Sindonews.com - Setelah PT WIKA Beton, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berambisi untuk kembali melepas saham satu lagi anak usahanya ke publik, yakni PT WIKA Realty.
Dalam pelepasan saham lewat mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), WIKA Realty digadang-gadang akan turut meramaikan pasar modal Tanah Air pada 2015 mendatang.
"IPO Wika Realty masih kami pelajari, kapan timing-nya yang tepat. Tapi mungkin akan kami lakukan di tahun depan," kata Direktur Keuangan WIKA Ganda Kusuma usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) persreoan di kantor WIKA, Jakarta, Kamis (27/3/2014).
Terkait rencana itu, dia mengatakan, perseroan tengah melakukan kajian dengan melihat keadaan pasar. Menurut dia, saham-saham yang saat ini yang sedang booming adalah infrastruktur dibandingkan saham properti. Namun, persreoan mengharapkan bahwa saham properti pada tahun depan bisa lebih baik.
"Dan tahun depan (Wika Realty) diharapkan sudah ada di bursa," ujar dia.
Menurut Ganda, hingga saat ini perseroan masih dalam tahap persiapan dengan terus memperkuat landbank yang dimiliki oleh Wika Realty, baik melalui kerja sama dengan BUMN atau swasta.
Ganda menambahkan, untuk melancarkan aksinya tersebut, perseroan menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp75 miliar di Wika Realty.
"Kita cari tanah sebanyak mungkin. Capex untuk Wika Realty Rp75 miliar, yang akan digunakan untuk beli tanah untuk modal kerja," tukas dia.
Dalam pelepasan saham lewat mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), WIKA Realty digadang-gadang akan turut meramaikan pasar modal Tanah Air pada 2015 mendatang.
"IPO Wika Realty masih kami pelajari, kapan timing-nya yang tepat. Tapi mungkin akan kami lakukan di tahun depan," kata Direktur Keuangan WIKA Ganda Kusuma usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) persreoan di kantor WIKA, Jakarta, Kamis (27/3/2014).
Terkait rencana itu, dia mengatakan, perseroan tengah melakukan kajian dengan melihat keadaan pasar. Menurut dia, saham-saham yang saat ini yang sedang booming adalah infrastruktur dibandingkan saham properti. Namun, persreoan mengharapkan bahwa saham properti pada tahun depan bisa lebih baik.
"Dan tahun depan (Wika Realty) diharapkan sudah ada di bursa," ujar dia.
Menurut Ganda, hingga saat ini perseroan masih dalam tahap persiapan dengan terus memperkuat landbank yang dimiliki oleh Wika Realty, baik melalui kerja sama dengan BUMN atau swasta.
Ganda menambahkan, untuk melancarkan aksinya tersebut, perseroan menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp75 miliar di Wika Realty.
"Kita cari tanah sebanyak mungkin. Capex untuk Wika Realty Rp75 miliar, yang akan digunakan untuk beli tanah untuk modal kerja," tukas dia.
(rna)
Lihat Juga :