Potensi industri bahari di Indonesia timur berlimpah

Jum'at, 28 Maret 2014 - 19:21 WIB
Potensi industri bahari...
Potensi industri bahari di Indonesia timur berlimpah
A A A
Sindonews.com - Direktur Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Sudirman Saad menuturkan, potensi perikanan di Indonesia bagian timur sangat besar dibanding daerah Jawa.

"Potensi Indonesia timur justru paling besar dibanding dengan yang ada di wilayah barat itu dari sisi perikanan," ungkapnya di sela diskusi potensi perikanan Indonesia timur di Menara Kadin Jakarta, Jumat (28/3/2014).

Dia mengungkapkan, kontribusi perikanan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia masih kecil, hanya 6,5 persen. Menurutnya, industri perikanan di Indonesia masih terkonsentrasi di wilayah Jawa. Sementara di Indonesia timur hanya terbatas di wilayah Belitung, Makassar, dan Ambon.

Padahal, lanjut dia, potensi Indonesia timur justru lebih besar. Karena itu kontribusinya masih kecil. "Di laut Indonesia timur, selain potensi ikannya besar jangan lupakan pariwisata bahari. Karena di Indonesia timur ada kawasan konservasi laut yang sudah dikenal dunia, tapi belum dikelola secara maksimal oleh pariwisata bahari," ungkpanya.

Dia mencontohkan, salah satu resort di Raja Ampat dikelola oleh orang asing dengan sangat baik. Bahkan butuh waktu enam bulan untuk mendapatkan kesempatan menginap disana dan menyelam di kawasan mereka. Yang disesalkan adalah tidak ada warga domestik yang mengelolanya.

"Demikian pula juga di Wakatobi itu bahkan sudah dijadikan sebagai pusat riset bawah laut dunia. Sehingga banyak sekali mahasiswa kelautan termasuk mahasiswa kimia laut itu melakukan studi di Wakatobi. Ada Bunaken, ada Takabone Rate," tutur Sudirman.

Karena itu, KKP selalu mendorong Kadin untuk tingkatkan pariwisata bahari. Selain juga terus berkomunikasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
Menteri Edhy Bertekad...
Menteri Edhy Bertekad Hidupkan Bitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Perikanan
Menteri Edhy: Pantai...
Menteri Edhy: Pantai Selatan Jawa Berpotensi Jadi Sentra Budidaya Udang
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
8 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
21 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved