Data ekonomi positif, rupiah bakal lanjutkan penguatan

Rabu, 02 April 2014 - 08:40 WIB
Data ekonomi positif,...
Data ekonomi positif, rupiah bakal lanjutkan penguatan
A A A
Sindonews.com - Perasaan gembira atas positifnya kinerja ekonomi Tanah Air yang telah membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju gagah di zona hijau, juga dirasakan imbasnya oleh rupiah yang hari ini juga diproyeksi melanjutkan penguatan.

"Laju rupiah di atas level resisten Rp11.418 per USD. Rentang rupiah hari ini di kisaran Rp11.300-11.254 per USD mengacu kurs tengah BI," ujar Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Rabu (2/4/2014).

Reza menuturkan, rupiah pun tidak mau kalah dengan IHSG dengan melanjutkan kenaikannya. Bahkan setelah dirilis data-data ekonomi dalam negeri, antara lain neraca perdagangan dan inflasi yang lebih baik dari estimasi membawa laju nilai tukar rupiah bersemangat menguat.

Data Badan Pusat Statisti (BPS) menyebutkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2014 tercatat surplus senilai USD785,3 juta, di mana nilai ekspor Februari mencapai USD14,57 miliar, naik 0,8 persen dari Januari dan turun 2,96 persen dibanding periode yang sama 2012.

Ekspor hasil migas pada Februari naik 6,34 persen dari bulan sebelumnya akibat pengaruh turunnya lifting minyak. Ekspor nonmigas turun 0,5 persen dari bulan sebelumnya. Sedangkan nilai impor tercatat USD13,78 miliar atau lebih rendah 7,58 persen dari nilai impor Januari 2014.

Adapun inflasi tercatat inflasi pada Maret 2014 sebesar 0,08 persen, dengan laju inflasi YoY sebesar 7,32 persen. Inflasi tersebut lebih rendah dibandingkan dengan inflasi Februari yang berada pada level 0,26 persen, atau jauh lebih rendah dari inflasi Maret 2013 sebesar 0,63 persen.

Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari kemarin berada di level Rp11.271 per USD. Posisi ini menguat 133 poin dibanding penutupan Jumat (28/3/2014) di level Rp11.404 per USD.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada pada level Rp11.313 per USD. Posisi ini masih lebih baik 48 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.361 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
5 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
5 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
5 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
6 jam yang lalu
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
6 jam yang lalu
Pertamina Buka Rekrutmen...
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Pendaftaran Hingga 5 Juli 2026
6 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved