OJK perkirakan kantongi Rp1,8 T dari pungutan

Kamis, 03 April 2014 - 17:53 WIB
OJK perkirakan kantongi...
OJK perkirakan kantongi Rp1,8 T dari pungutan
A A A
Sindonews.com - Deputi Komisioner Manajemen Strategis II Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Harti Haryani mengungkapkan, jumlah pungutan tahun ini diperkirakan akan mencapai Rp1,8 triliun.

"Untuk tahun ini perkiraan Rp1,8 triliun dan ini digunakan untuk tahun depan," ungkapnya saat konferensi pers tentang aturan pelaksanaan pungutan OJK hari ini, Kamis (3/4/2014).

Menurutnya, dana pungutan tersebut akan digunakan untuk keperluan OJK, seperti infrastruktur pada 2015. "Dari sektor jasa keuangan ya kurang lebih 60 hingga 70 persen kontribusinya," ungkap dia.

Pungutan biaya tahunan OJK tahap pertama, kata dia, sudah harus dibayarkan melalui Sistem Informasi Penerimaan OJK (SIPO) paling lambat 15 April 2014.

"Pengenaan pungutan kepada sektor jasa keuangan ini tentunya menjadi hal penting bagi OJK untuk menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik sesuai amanah UU," katanya.

Seperti diketahui, OJK telah mengeluarkan Peraturan OJK tentang Tata Cara Pelaksanaan Pungutan oleh OJK. Selain itu, Surat Edaran tentang Mekanisme Pembayaran Pungutan OJK juga sudah dikeluarkan.

Penerbitan Peraturan OJK dan Surat Edaran terkait pungutan ini menandakan bahwa OJK siap menjalankan Peraturan Pemerintah Nomor 11/2014 tentang Pungutan oleh OJK.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
23 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved