Sembilan blok shale gas akan ditawarkan tahun Ini
Jum'at, 04 April 2014 - 16:58 WIB
Sembilan blok shale gas akan ditawarkan tahun Ini
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah berkomitmen menggenjot pengembangan blok gas dangkal (shale gas) dengan menawarkan sejumlah wilayah kerja baru kepada investor, dalam maupun luar negeri. Targetnya, hingga akhir tahun ada sembilan blok shale gas yang ditandatangani kontrak pengembangannya.
“Kemarin kan baru ada delapan, harapan kami ada sembilan termasuk satu Pertamina. Kemudian yang delapan ini baru akan di-launching,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Edy Hermantoro di Jakarta, Jumat (4/3/2014).
Blok shale gas yang akan ditawarkan tersebut berada di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Sumatera. Blok shale gas ditawarkan melalui penawaran langsung kepada investor minyak dan gas (migas) yang sudah melakukan studi bersama pemerintah.
Sementara itu, pemerintah menyatakan akan menggenjot pengembangan shale gas untuk menjaga ketahanan energi nasional. Pasalnya, potensi shale gas di Indonesia sangat signifikan, diperkirakan mencapai 574 triliun kaki kubik (TCF).
Hal ini dilakukan lantaran potensi shale gas melebihi potensi gas metana baru bara (coalbed methane/CBM) yang dimiliki Indonesia sebesar 453,3 TCF. Bahkan, potensi shale gas jauh lebih besar dari potensi gas konvensional yang hanya sebesar 153 TCF.
“Kemarin kan baru ada delapan, harapan kami ada sembilan termasuk satu Pertamina. Kemudian yang delapan ini baru akan di-launching,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Edy Hermantoro di Jakarta, Jumat (4/3/2014).
Blok shale gas yang akan ditawarkan tersebut berada di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Sumatera. Blok shale gas ditawarkan melalui penawaran langsung kepada investor minyak dan gas (migas) yang sudah melakukan studi bersama pemerintah.
Sementara itu, pemerintah menyatakan akan menggenjot pengembangan shale gas untuk menjaga ketahanan energi nasional. Pasalnya, potensi shale gas di Indonesia sangat signifikan, diperkirakan mencapai 574 triliun kaki kubik (TCF).
Hal ini dilakukan lantaran potensi shale gas melebihi potensi gas metana baru bara (coalbed methane/CBM) yang dimiliki Indonesia sebesar 453,3 TCF. Bahkan, potensi shale gas jauh lebih besar dari potensi gas konvensional yang hanya sebesar 153 TCF.
(rna)
Lihat Juga :