Investor Sambut Baik Perbaikan Term and Condition dalam Lelang WK Migas

Senin, 26 Juli 2021 - 10:18 WIB
loading...
Investor Sambut Baik...
Perbaikan term and condition dalam lelang WK Migas putaran I tahun ini diapresiasi investor. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Investor diklaim mengapresiasi perbaikan term and condition dalam Lelang Wilayah Kerja (WK) Migas 2021 (Indonesia Petroleum Bid Round 2021) Putaran I yang telah diumumkan oleh Kementerian ESDM pada 17 Juni 2021 silam. Bahkan, beberapa perusahaan dari dalam maupun luar negeri disebut telah menyatakan minatnya.

Baca Juga: Kejar Produksi Minyak 1 Juta Barel, Dirjen Migas Titip Pesan Ini

"Perbaikan term and condition disambut baik oleh investor. Beberapa perusahaan baik dari dalam maupun luar negeri telah menyampaikan minatnya untuk berpartisipasi pada lelang WK migas dengan melakukan registrasi secara online pada portal lelang WK Migas," ujar Direktur Jenderal Migas Tutuka Ariadji dalam siaran pers, Senin (26/7/2021).

Perbaikan terms and condition yang dilakukan antara lain perbaikan besaran bagi hasil untuk kontraktor, ketentuan signature bonus, ketentuan mengenai kewajiban relinquishment, penurunan besaran FTP menjadi 10%. Selanjutnya, pemberian harga DMO Full Price 100% ICP sepanjang kontrak, penerapan fleksiblitas skema Kontrak Kerja Sama (Cost Recovery dan Gross Split), dan beberapa insentif dan fasilitas perpajakan, serta tata cara akses data yang lebih mudah.

"Pada putaran pertama ini, pemerintah menawarkan 6 WK migas yaitu South CPP, Sumbagsel, Rangkas dan Liman yang ditawarkan melalui mekanisme lelang Penawaran Langsung. Selain itu, WK Merangin III dan North Kangean yang ditawarkan melalui mekanisme Lelang Reguler," jelas Tutuka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Sektor Migas Bebas Aturan...
Sektor Migas Bebas Aturan DHE dan Ekspor Satu Pintu, Ini Penjelasannya
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Indonesia Jajaki Kerja...
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas hingga Nuklir dengan Rusia
Bahlil Cerita Asal Usul...
Bahlil Cerita Asal Usul Rencana Pungutan Ekspor Nikel, Pengusaha Setengah Hati Bangun Hilirisasi
IAFMI Factory Visit...
IAFMI Factory Visit ke Kawasan Industri Krakatau Steel Cilegon
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Tambang di Kawasan Hutan
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Rekomendasi
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Berita Terkini
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved