Pembebasan bea masuk kakao matikan industri kecil

Kamis, 10 April 2014 - 17:19 WIB
Pembebasan bea masuk...
Pembebasan bea masuk kakao matikan industri kecil
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum DPP Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo), Zulhefi Sikumbang mengatakan, usulan pembebasan bea masuk kakao impor justru akan mematikan industri sejenis yang ada di Indonesia.

"Karena pembebasan pajak ekspor, akibatnya industri di luar yang besar-besar masuk ke Indonesia. Lalu industri yang besar di dalam negeri memperbesar lagi kapasitasnya. Sehingga industri nasional yang kecil itu pada mati dan enggak mampu bersaing," ungkapnya ketika dihubungi Sindonews, Kamis (10/4/2014).

Menurutnya, saat ini beberapa pabrik kakao yang ada di Indonesia memiliki total kapasitas 800 ribu ton, tetapi yang akan jalan dan mampu bersaing hanya sekitar 550 ribu hingga 600 ribu ton. Sisanya akan gulung tikar karena terlindas pabrik-pabrik besar.

"Dari 550 ribu ton yang bakal hidup itu, 80 persen pilihannya adalah Multi National Corporation (MNC), perusahaan asing. Hanya 20 persen dari kapasitas giling itu kepemilikan perusahaan nasional," ungkapnya.

Dia tidak memungkiri jika pembebasan tarif impor itu memiliki manfaat untuk memudahkan industri mendapatkan bahan baku. Namun jika itu terjadi, industri besar akan lebih memilih biji kakao impor dibandingkan dengan yang dari lokal.

"Menurut Askindo untuk impor kan sangat gampang. Sama seperti komoditi lain seperti beras, gula, cabai atau kedelai. Kalau digampangkan bea masuk impor mereka, akibatnya industri besar lebih tertarik membeli barang impor. Karena misalnya barangnya bisa diimpor sekali besar atau mutunya bagus," pungkas Zulhefi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laju Ekspor Biji Kakao...
Laju Ekspor Biji Kakao Sulsel Tetap Kencang di Masa Pandemi Covid-19
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Harga Kakao Turun di...
Harga Kakao Turun di Tingkat Petani
Platform Webtoon Berstandar...
Platform Webtoon Berstandar Internasional ‘Kakao Webtoon’ Diluncurkan di Indonesia
Tingkatkan Nilai Produk...
Tingkatkan Nilai Produk Kakao, Kemendag Jajaki Kerja Sama dengan Italia
PT Mars Target Dukung...
PT Mars Target Dukung Peningkatan Kesejahteraan 9.000 Petani Kakao
Berita Terkini
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
9 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
32 menit yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
39 menit yang lalu
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
1 jam yang lalu
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
1 jam yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
1 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved