Pefindo turunkan peringkat SMAR jadi AA-
Senin, 14 April 2014 - 10:42 WIB
Pefindo turunkan peringkat SMAR jadi AA-
A
A
A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) menjadi idAA- dari idAA, dengan prospek stabil.
Peringkat Obligasi Berkelanjutan I/2012 senilai Rp1 triliun yang diterbitkan SMAR juga turun menjadi idAA- dari idAA. Analis Pefindo Mega Nugroho mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan struktur permodalan yang lebih lemah sebagai akibat dari meningkatnya utang perseroan secara signifikan untuk memenuhi modal kerja dan dividend payout ratio yang sangat tinggi.
"Peringkat juga mencerminkan permintaan yang stabil untuk minyak sawit, profil perkebunan yang baik dengan kegiatan operasi yang terintegrasi serta produk dan area yang terdiversifikasi baik," kata dia dalam rilisnya, Senin (14/4/2014).
Kendati demikian, peringkat tersebut dibatasi struktur permodalan yang moderat dan eksposur terhadap fluktuasi harga komoditas serta cuaca yang tidak menguntungkan. SMAR merupakan anak perusahaan Golden Agri Resources Ltd, yang terlibat dalam budidaya pohon kelapa sawit dengan luas area tanam 138.914 hektar (ha) di Sumatera dan Kalimantan, pabrik kelapa sawit, penyulingan minyak kelapa sawit hingga turunannya.
Pada saat yang sama, Pefindo menegaskan peringkat idAAA untuk PT Bank International Indonesia Tbk (BNII) dengan prospek stabil dan Obligasi Berkelanjutan I tahun 2011. Pefindo juga memberikan peringkat idAA+ untuk Obligasi Subordinasi I tahun 2011 dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I tahun 2011 yang masih beredar milik BNII.
Analis Pefindo lainnya, Gary Hanniffy menuturkan bahwa peringkat itu mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari Grup Maybank, posisi pasar dan indikator kualitas aset yang kuat perusahaan. "Namun, peringkat ini dibatasi indikator permodalan yang moderat," ujar dia.
Peringkat Obligasi Berkelanjutan I/2012 senilai Rp1 triliun yang diterbitkan SMAR juga turun menjadi idAA- dari idAA. Analis Pefindo Mega Nugroho mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan struktur permodalan yang lebih lemah sebagai akibat dari meningkatnya utang perseroan secara signifikan untuk memenuhi modal kerja dan dividend payout ratio yang sangat tinggi.
"Peringkat juga mencerminkan permintaan yang stabil untuk minyak sawit, profil perkebunan yang baik dengan kegiatan operasi yang terintegrasi serta produk dan area yang terdiversifikasi baik," kata dia dalam rilisnya, Senin (14/4/2014).
Kendati demikian, peringkat tersebut dibatasi struktur permodalan yang moderat dan eksposur terhadap fluktuasi harga komoditas serta cuaca yang tidak menguntungkan. SMAR merupakan anak perusahaan Golden Agri Resources Ltd, yang terlibat dalam budidaya pohon kelapa sawit dengan luas area tanam 138.914 hektar (ha) di Sumatera dan Kalimantan, pabrik kelapa sawit, penyulingan minyak kelapa sawit hingga turunannya.
Pada saat yang sama, Pefindo menegaskan peringkat idAAA untuk PT Bank International Indonesia Tbk (BNII) dengan prospek stabil dan Obligasi Berkelanjutan I tahun 2011. Pefindo juga memberikan peringkat idAA+ untuk Obligasi Subordinasi I tahun 2011 dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I tahun 2011 yang masih beredar milik BNII.
Analis Pefindo lainnya, Gary Hanniffy menuturkan bahwa peringkat itu mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari Grup Maybank, posisi pasar dan indikator kualitas aset yang kuat perusahaan. "Namun, peringkat ini dibatasi indikator permodalan yang moderat," ujar dia.
(rna)
Lihat Juga :