Perpanjangan proyek IDD Chevron tunggu keputusan pemerintah

Rabu, 16 April 2014 - 17:38 WIB
Perpanjangan proyek...
Perpanjangan proyek IDD Chevron tunggu keputusan pemerintah
A A A
Sindonews.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) yang digarap oleh Chevron Indonesia Company menunggu perpanjangan kontrak dari pemerintah.

Sekretaris SKK Migas Gde Pradnyana mengatakan, Chevron mengajukan permohonan perpanjangan kontrak Blok Makassar Strait untuk delapan tahun. Adapun masa kontrak Blok ini berakhir di 2020 dengan nilai investasi hingga USD12 miliar.

“Mereka minta perpanjangan kontrak sekitar delapan tahun supaya disamakan dengan Blok Ganal dan Rapak karena ketiga WK ini disatukan untuk bisa mengembangkan IDD secara ekonomis," kata dia dalam acara diskusi dengan tema “Tata Kelola Migas,” di Jakarta, Rabu (16/04/2014).

Dia menjelaskan, proyek IDD tidak hanya Blok Makassar Strait, namun juga terdiri dari proyek lain di antaranya Blok Ganal dan Blok Rapak. Sedangkan kontrak Blok Ganal berakhir pada 2028 dan Blok Rapak berakhir pada 2027.

Menurut Gde, perpanjangan kontrak diajukan Chevron dalam rangka kepastian pengembalian investasi. “Pemerintah diharapkan memperpanjang kontrak sehingga pengembalian investasi bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, SKK Migas telah menyampaikan sejumlah pertimbangan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait permohonan perpanjangan ini. Pihaknya hanya menyampaikan sejumlah pertimbangan keputusan akhirnya berada di pemerintah.

“Tapi kalau menginginkan proyek itu berjalan maka harus diperpanjang. Tapi keputusan berada di pemerintah,” jelasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Siap Sambut...
Pertamina Siap Sambut Pekerja Chevron Pacific Indonesia
Mengintip Penerapan...
Mengintip Penerapan Digitalisasi di Dalam Chevron Pacific Indonesia
Blok Rokan Kembali ke...
Blok Rokan Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Presiden Nilai Pertamina Mampu Kelolanya
Perkuat Strategi Bisnis,...
Perkuat Strategi Bisnis, Pertamina Siapkan Alih Kelola Blok Rokan
Dipelototi Pemerintah...
Dipelototi Pemerintah dan DPR, Ini Perkembangan Alih Kelola Blok Rokan
Kolaborasi Perusahaan...
Kolaborasi Perusahaan Migas dan Pemprov Ini, Mampu Menjaga Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved