BI Rate diperkirakan bisa naik lagi

Rabu, 16 April 2014 - 17:55 WIB
BI Rate diperkirakan...
BI Rate diperkirakan bisa naik lagi
A A A
Sindonews.com - Direktur Pelaksana sekaligus Ekonom Senior Standard Chartered Fauzi Ichsan memperkirakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) kemungkinan bisa kembali dinaikkan dari levelnya saat ini 7,5 persen.

"Kami memperkirakan BI Rate bisa dinaikkan 50 basis points (bps) tahun ini atau tahun depan. Tapi tidak mungkin di-cut (diturunkan)," kata dia dalam acara Media Briefing Standard Chartered Global Research, di Jakarta, Rabu (16/4/2014).

Fauzi menjelaskan, ada dua penyebab kemungkinan dinaikannya BI Rate. Pertama, prospek kenaikan suku bunga surat utang Amerika Serikat (AS) akibat tapering off. Dengan perbaikan ekonomi di AS maka Bank Sentral AS bisa mengetatkan moneter, akibatnya suku bunga surat utang AS pun akan naik.

Jika suku bunga AS naik maka BI Rate harus dijaga pada level yang menarik investor. "Ada prospek interest rate dari surat utang AS akan meningkat karena tapering," imbuhnya.

Selain ada prospek kenaikan suku bunga surat AS, BI kemungkinan menaikkan BI Rate sebagai antisipasi kenaikan harga BBM bersubsidi. Fauzi mengingatkan beban susbidi BBM dipastikan membengkak karena pelemahan rupiah. Kondisi tersebut membuat harga BBM bersubsidi jauh di bawah harga keekonomiannya.

Karena itu, dia meyakini harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan dinaikkan tahun ini atau tahun depan. Kenaikan BBM akan membuat inflasi meningkat sehingga BI Rate akan dinaikkan agar suku bunga masih di atas angka inflasi dan menarik bagi investor.

"Jika ada kenaikan harga BBM, inflasi bisa mencapai 7,5 persen dan suit bagi BI untuk menurunkan suku bunganya. Karena prospek kenaikan harga BBM, BI Rate malah bisa dinaikkan," pungkas Fauzi.

Sebagai informasi, BI Rate sudah dinaikkan sebesar 175 bps sejak Juni dari 5,75 persen menjadi 7,5 persen.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
21 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved