Perjuangkan negara berkembang, Kemendag gelar simposium

Senin, 21 April 2014 - 10:09 WIB
Perjuangkan negara berkembang,...
Perjuangkan negara berkembang, Kemendag gelar simposium
A A A
Sindonews.com - Dalam rangka memperingati perayaan HUT ke-50 berdirinya United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyelenggarakan simposium dengan tema "Trade as an Engine of Sustainable Growth and Development".

Pembahasan utama dalam simposium ini adalah didedikasikan pada isu-isu agenda pembangunan global pasca 2015.

"Simposium yang berlangsung hari ini membahas peran penting perdagangan internasional dalam menstimulasi pertumbuhan, pembangunan, dan penciptaan lapangan kerja," ujar Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (21/4/2014).

Interdependensi global, sambung dia, menyebabkan arus perdagangan menjadi lebih aktif, kompetitif dan mengintensifkan keterkaitan mata rantai pasok serta produksi di satu negara dengan negara lainnya.

Peningkatan intensitas global value chains (GVCs), menurut dia perlu didorong untuk memberikan manfaat lebih memperkuat perekonomian nasional.

"Simposium tersebut juga bertujuan sebagai upaya revitalisasi fungsi UNCTAD dalam memberikan pendampingan dan dukungan kepada negara-negara berkembang untuk dapat memperoleh manfaat yang maksimal dari kegiatan perdagangan internasional secara adil dan berkelanjutan," tegasnya.

Penyelenggaraan simposium tersebut tidak terlepas dari peran aktif Indonesia dalam memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang, khususnya melalui kerja sama selatan-selatan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
52 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
2 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
2 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved