Pemerintah diminta pantau persediaan dan harga sembako

Senin, 21 April 2014 - 11:38 WIB
Pemerintah diminta pantau...
Pemerintah diminta pantau persediaan dan harga sembako
A A A
Sindonews.com - Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah mengingatkan, seperti tahun-tahun sebelumnya, sejumlah langkah kebijakan perlu terus dioptimalkan untuk menjamin kelancaran pasokan kebutuhan pokok, mobilitas barang-uang-manusia saat bulan puasa dan hari raya Idul Fitri.

Monitoring persediaan nasional dan pemantauan harga di sejumlah pasar tradisional bagi kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, cabai, bawang putih, dan daging ayam, juga perlu terus dilakukan untuk menghindari lonjakan harga yang tidak normal.

Dia meyakini, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan mulai mendata ruas-ruas jalan baik di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan daerah lain untuk menjamin kelancaran arus mudik nasional. Sementara, Kementerian Perhubungan akan berkoordinasi dan komunikasi dengan pengelola jasa transportasi.

"Khusus di Pulau Jawa, kita bersyukur jalur ganda kereta api Jakarta-Surabaya sepanjang 333 kilometer dapat dioperasikan tahun ini. Hal ini akan mengurangi 30 persen muatan barang yang biasanya diangkut melalui truk akan teralihkan melalui kereta api," terangnya seperti dikutip dari situs Setkab, Senin (21/4/2014).

Sementara, terkait upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilpres yang akan digelar 9 Juli 2014, Firmanzah berharap semua pihak dapat terus meningkatkan stabilitas politik nasional.

"Hal ini penting mengingat stabilitas politik dan keamanan merupakan prasyarat utama bagi pembangunan ekonomi nasional," tuturnya.

Dia menilai, kedewasaan serta kematangan politisi, partai politik, masyarakat dan media serta kesiapan penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu didukung Kepolisian dan TNI akan menentukan tidak hanya stabilitas perpolitikan domestik tetapi juga keberlanjutan pembangunan ekonomi nasional.

"Berkaca pada proses dan kondusifnya iklim politik selama satu tahun terakhir, saya optimistis bahwa pilpres putaran pertama akan dapat kita lalui secara baik," ujarnya.

Namun, Firmanzah mengingatkan, di saat Indonesia sedang fokus pada persiapan menghadapi dua tantangan domestik sekaligus, kondisi perekonomian dunia masih penuh dengan ketidakpastian. Dia menunjuk rilis terakhir dari pemerintah Tiongkok yang pada kuartal I/2014 hanya tumbuh sebesar 7,4 persen.

Tren pelemahan pertumbuhan ekonomi ini juga akan dialami negara emerging lainnya seperti Rusia, India, Brazil dan Meksiko. Sementara sejumlah negara di Eropa dan Amerika Serikat menunjukkan tren sebaliknya dan diproyeksikan dapat tumbuh lebih baik tahun ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komunitas Jurnalis Bandung...
Komunitas Jurnalis Bandung Berbagi Sembako Guna Semangati Nakes
Polsek Medan Baru Salurkan...
Polsek Medan Baru Salurkan Sembako Kepada Warga Kelurahan Sari Rejo
Bantu Tenaga Medis dan...
Bantu Tenaga Medis dan Karyawan, OMNI Hospitals Gelar Bazar Sembako Murah
Bantu Warga, Program...
Bantu Warga, Program Tebus Sembako Murah SandiUno Sasar Warga Sidoarjo
Ramadhan & Idul Fitri...
Ramadhan & Idul Fitri 2021, BUMN Ini Luncurkan Paket Sembako Murah
Harga Sembako di Kabupaten...
Harga Sembako di Kabupaten Gowa Mulai Merangkak Naik
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved