UMKM jangan hanya andalkan program pemerintah
Jum'at, 25 April 2014 - 15:05 WIB
UMKM jangan hanya andalkan program pemerintah
A
A
A
Sindonews.com - Dirjen Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Saut Hutagalung mengatakan, UMKM Indonesia yang bergerak di bidang perikanan dan kelautan hendaknya tidak boleh hanya mengandalkan program-program gerakan dari pemerintah saja.
"Program-program itu kan terbatas dan bagaimanapun harus kembali pada program yang memang bisa mengcover banyak orang, seperti KUR yang memang bunganya lebih rendah. Jadi memang ini yang harus kita dorong," ungkapnya di kantor KKP, Jakarta, Jumat (24/04/14).
Agar UMKM efektif, menurutnya harus ada penataan ulang agar kualitasnya lebih baik. Mengingat memang ada pengeluaran produksi di mana-mana. Di hampir semua kabupaten keluar produksi. Ini yang harus dikonsolidasi agar menciptakan produk yang semakin baik dan berkualitas tidak hanya di kawasan Indonesia namun hingga ke sektor ekspor luar negeri.
"Agar itu terlaksana, harus ada peran khusus dari pemerintah daerah. Ini masalahnya, karena tidak semua pemerintah daerah memiliki perhatian khusus terhadap masalah ini. Jika pemerintah daerah memiliki perhatian khusus untuk masalah ini, tentu ini akan menjadi hal yang luar biasa dan dukungannya terhadap sektor ini semakin besar," ungkapnya.
Saut dan pihaknya berpikir ini yang harus dipikirkan. Prosesnya harus efektif agar bisa diserap oleh pasar.
"Produk yang bagus percuma jika tidak ada pasarnya. Tentu nanti banyak yang didiskusikan, misalnya nanti mengarahkan kepada UMKM produksi curah saja, jangan kemasan karena itu relatif mahal. Biar nanti lini kedua menangani masalah kemasan. Sehingga UMKM hanya menangani masalah produksi curah saja. Misalnya, ada produksi 5 kilo setor, 10 kilo setor, yang penting sesuai dengan standar," tutupnya.
"Program-program itu kan terbatas dan bagaimanapun harus kembali pada program yang memang bisa mengcover banyak orang, seperti KUR yang memang bunganya lebih rendah. Jadi memang ini yang harus kita dorong," ungkapnya di kantor KKP, Jakarta, Jumat (24/04/14).
Agar UMKM efektif, menurutnya harus ada penataan ulang agar kualitasnya lebih baik. Mengingat memang ada pengeluaran produksi di mana-mana. Di hampir semua kabupaten keluar produksi. Ini yang harus dikonsolidasi agar menciptakan produk yang semakin baik dan berkualitas tidak hanya di kawasan Indonesia namun hingga ke sektor ekspor luar negeri.
"Agar itu terlaksana, harus ada peran khusus dari pemerintah daerah. Ini masalahnya, karena tidak semua pemerintah daerah memiliki perhatian khusus terhadap masalah ini. Jika pemerintah daerah memiliki perhatian khusus untuk masalah ini, tentu ini akan menjadi hal yang luar biasa dan dukungannya terhadap sektor ini semakin besar," ungkapnya.
Saut dan pihaknya berpikir ini yang harus dipikirkan. Prosesnya harus efektif agar bisa diserap oleh pasar.
"Produk yang bagus percuma jika tidak ada pasarnya. Tentu nanti banyak yang didiskusikan, misalnya nanti mengarahkan kepada UMKM produksi curah saja, jangan kemasan karena itu relatif mahal. Biar nanti lini kedua menangani masalah kemasan. Sehingga UMKM hanya menangani masalah produksi curah saja. Misalnya, ada produksi 5 kilo setor, 10 kilo setor, yang penting sesuai dengan standar," tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :