Laba bersih Saratoga tiga bulan melonjak 383%

Rabu, 30 April 2014 - 15:37 WIB
Laba bersih Saratoga...
Laba bersih Saratoga tiga bulan melonjak 383%
A A A
Sindonews.com - PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan bisnis secara positif. Selama tiga bulan pertama 2014, SRTG berhasil meraih pendapatan sebesar Rp1,6 triliun, atau naik 169 persen dibanding periode sama 2013 sebesar Rp583 miliar.

Sementara laba bersih perseroan melonjak 383 persen menjadi Rp444 miliar dari Rp92 miliar di kuartal I/2013, dengan kontribusi terbesar dari peningkatan kinerja perusahaan investee sebesar Rp169 miliar dan laba kurs sebesar Rp159 miliar, berkat penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di kuartal I/2014.

Presiden Direktur PT Saratoga Investama Sedaya Sandiaga S. Uno menjelaskan, penguatan ekonomi yang terjadi di awal 2014 telah berhasil mendorong kinerja perseroan tumbuh secara positif.

"Peningkatan kinerja selama kuartal I tahun ini menunjukkan bahwa perseroan berhasil mengoptimalkan potensi pertumbuhan ekonomi yang terus menguat, baik di domestik maupun global. Kami akan terus berusaha mempertahankan momentum positif ini untuk meraih target bisnis yang telah ditetapkan," jelas Sandiaga di Jakarta, Rabu (30/4/2014).

Dia melanjutkan, pada kuartal I 2014, Bank Indonesia memperkirakan ekonomi nasional tumbuh sebesar 5,7 persen. Sementara itu, Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global 2014 mencapai 3,2 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2013 sebesar 2,4 persen.

Chief Financial Officer PT Saratoga Investama Sedaya Jerry Ngo mengungkapkan, untuk memaksimalkan potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini, perseroan telah mengalokasikan dana sekitar USD100 juta untuk investasi baru di sektor-sektor strategis termasuk sektor infrastruktur. Menurut dia, meningkatnya kebutuhan energi memberikan peluang investasi yang menarik.

“Kami sedang menjajaki investasi di proyek power plant, mengingat permintaan listrik di Indonesia setiap tahun tumbuh rata-rata 8,4 persen,” imbuh Jerry.

Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang rata-rata 6 persen per tahun dibutuhkan tambahan pasokan listrik sekitar 5.700 megawatt (MW). Menurut data Perusahaan Listrik Negara, selama periode 2013-2022 dibutuhkan tambahan pasokan listrik 60 Giga Watt (GW), jaringan transmisi 58 ribu kilo meter sirkit (kms) dan gardu induk 134 ribu Mega Volt Ampere (MVA).

Kinerja positif SRTG selama kuartal I/2014 secara keseluruhan tetap bertumpu pada tiga sektor bisnis utama perseroan, yaitu konsumer, infrastruktur dan sumber daya alam. Jerry menambahkan, sektor konsumen dan infrastruktur masih terus melanjutkan penguatan bisnis, sejalan dengan membaiknya perekonomian domestik.

Sementara di sektor sumber daya alam, harga batu bara yang mengalami penurunan selama dua tahun terakhir mulai menunjukkan sinyal penguatan. Pihaknya optimis tahun ini akan memberikan kinerja yang lebih optimal, mengingat potensi pertumbuhan ekonomi, baik global maupun domestik akan lebih tinggi dari pada 2013.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Emiten Sandiaga Uno...
Emiten Sandiaga Uno Saratoga Tebar Dividen Rp298 M Meski Rugi Rp10 T
Emiten Milik Sandiaga...
Emiten Milik Sandiaga Uno Akan Tebar Dividen Rp298,42 Miliar, Cek Jadwalnya
Hari Ini Sandiaga Uno...
Hari Ini Sandiaga Uno Kantongi Dividen Rp218 Miliar dari SRTG
Banyak Aksi Korporasi,...
Banyak Aksi Korporasi, Saham Saratoga Diramal Bakal Melesat
Laba Tembus Rp24,9 Triliun,...
Laba Tembus Rp24,9 Triliun, Emiten Sandiaga Uno Bagi Dividen Rp814 Miliar
Empat Emiten Buyback...
Empat Emiten Buyback Saham, Saratoga Disebut Paling Menarik
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
16 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
45 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved