Ini alokasi pagu belanja indikatif 10 K/L di 2015

Kamis, 01 Mei 2014 - 20:11 WIB
Ini alokasi pagu belanja...
Ini alokasi pagu belanja indikatif 10 K/L di 2015
A A A
Sindonews.com - Tahun 2015 akan menjadi tahun transisi antara pemerintahan lama dan baru. Merujuk hal tersebut, pagu belanja kementerian/lembaga (K/L) pun akan dibuat konservatif dan bersifat baseline budget.

Yang masuk dalam baseline budget adalah biaya operasional seperti belanja pegawai, belanja barang operasional, biaya non-operasional seperti kegiatan/output terkait pelaksanaan tugas fungsi unit dan kebijakan prioritas serta penugasan sesuai kebijakan pemerintahan.

Baseline budget belum termasuk cadangan kenaikan anggaran pendidikan serta rencana penambahan coverage PBI (penerima bantuan iuran).

Untuk mendukung belanja K/L tahun 2015, pemerintah telah menyediakan resource envelope (ketersediaan anggaran) sebesar Rp610,22 triliun.

Berikut 10 K/L dengan pagu indikatif terbesar di tahun 2015:

Ini alokasi pagu belanja indikatif 10 K/L di 2015


Sumber: Kementerian Keuangan
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Demi Pemulihan Ekonomi,...
Demi Pemulihan Ekonomi, KKP Realokasi Anggaran Rp483 Miliar
Komisi IV DPR Dukung...
Komisi IV DPR Dukung Penambahan Pagu Anggaran KKP Rp3,45 Triliun
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Rincian Pemangkasan...
Rincian Pemangkasan Anggaran Kementerian/Lembaga
Bappenas Pangkas 344...
Bappenas Pangkas 344 Pos Anggaran Kementerian dan Lembaga
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved