Wall Street variatif jelang rilis tenaga kerja

Jum'at, 02 Mei 2014 - 08:58 WIB
Wall Street variatif...
Wall Street variatif jelang rilis tenaga kerja
A A A
Sindonews.com - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat berakhir variatif. Indeks S & P 500 ditutup hampir datar karena investor istirahat melakukan transaksi menjelang rilis laporan tenaga kerja.

Indeks Dow Jones juga ditutup negatif setelah berhasil mencetak rekor tertinggi tahun ini. Sementara indeks Nasdaq mampu menguat didukung saham internet. saham Facebook (FB.O) naik 2,3 persen menjadi USD61,15.

Saham internet lainnya yang juga positif adalah TripAdvisor Inc (TRIP.O) menguat 3,4 persen menjadi USD83,50, Amazon.com (AMZN.O) naik 1,2 persen menjadi USD307,89 dan Global X Social Media Indeks ETF (SOCL.O) bertambah 2,5 persen .

Laporan tenaga kerja Amerika Serikat (AS) April diperkirakan meningkat dan mengonfirmasi ekonomi kembali pada jalurnya setelah musim dingin yang ekstrim pada awal tahun ini.

Sementara klaim pengangguran naik pada pekan terakhir, meskipun tren yang mendasarinya menunjukkan membaiknya pasar tenaga kerja. Belanja konsumen AS pada Maret mencatat kenaikan terbesar lebih dari empat setengah tahun terakhir.

"Beberapa saham akan menguat lagi. Mereka adalah saham yang telah jatuh dan penguatan ini ada hubungannya dengan kinerja yang dianggap bagus pada beberapa sektor tersebut," kata Chief Technical Strategist Delta Global Asset Management Bruce Zaro seperti dilansir Reuters, Jumat (2/5/2014).

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 21,97 poin atau 0,13 persen ke 16.558,87; indeks S & P 500 melemah 0,27 poin atau 0,01 persen ke 1.883,68; sedangkan Nasdaq Composite menguat 12,896 poin atau 0,31 persen ke 4.127,45.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
27 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
48 menit yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
1 jam yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
2 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
4 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
4 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Thailand Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved