Migas topang neraca perdagangan surplus

Jum'at, 02 Mei 2014 - 14:28 WIB
Migas topang neraca...
Migas topang neraca perdagangan surplus
A A A
Sindonews.com - Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati mengatakan, neraca perdagangan Indonsia sedang mengalami surplus karena didukung minyak dan gas (migas).

"Seperti kemarin, faktor surplus ini didukung karena migas bisa kita kontrol, utamanya untuk impor dari luar. Kemudian kita juga mengadakan ekspor," kata dia, Jumat (2/5/2014).

Menurutnya, meski saat ini ekonomi global sedang naik turun, namun tetap terjadi peningkatan surplus untuk migas meski tidak terlalu pesat jumlahnya. Hal ini dikarenakan Bahan Bakar Minyak (BBM) berada di level yang stabil hingga saat ini.

Dia menjelaskan, bahwa pada hari raya dan tahun baru nanti, pemakaian BBM dipastikan meningkat tajam, karena masyarakat akan bepergian menggunakan kendaraan pribadi.

"Dengan menghadapi Idul Fitri, Natal dan tahun baru, bisa diprediksi bahwa secara otomatis pemakaian BBM juga akan naik. BBM harus dijaga pada level yang tidak melampui yang telah ditetapkan dalam dokumen APBN pemerintah," jelasnya.

Anny mengatakan, pihaknya juga sudah bekerja sama dengan Kementrian ESDM, untuk melakukan penghematan volume dengan cara menjaga agar volume bisa lebih rendah dari 48 juta kilo liter. "Kalau bisa diangka 46 juta kilo liter dan ini sedang dipersiapkan kebijakannya untuk penghematan dari segi volume subsidi BBM," ujar dia.

Di sisi lain, pengamat ekonomi Enny Sri Hartati memperkirakan Indonesia akan mencatatkan surplus neraca perdagangan sekitar USD100 juta sampai USD200 juta.

"Kalau impor migas mentah masih tidak terlalu banyak, neraca perdagangan bisa surplus USD100 juta sampai USD200 juta. Tapi kalau impor olahan minyak masih tinggi, maka susah untuk surplus, meskipun tetap ada surplus," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Neraca Perdagangan Surplus,...
Neraca Perdagangan Surplus, Pemerintah Respon Positif
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Uni Emirat Arab dan...
Uni Emirat Arab dan Israel Sepakat Perjanjian Perdagangan Bebas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved