REI beri masukan ke DPR soal RUU Pertanahan

Selasa, 06 Mei 2014 - 10:21 WIB
REI beri masukan ke...
REI beri masukan ke DPR soal RUU Pertanahan
A A A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tengah membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan, yang ditarget akan disahkan sebelum masa kerja DPR berakhir.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy menyambut positif atas pembahasan RUU tersebut. Pihaknya juga membentuk kelompok kerja (pokja) untuk memberikan masukan konstruktif kepada pembuat Undang-Undang (UU).

"Masukan tersebut melibatkan para pakar dari berbagai disiplin ilmu. Hasil pemikiran para pakar itu yang kemudian diusulkan kepada DPR dan pemerintah, agar produk hukum yang akan dihasilkan tersebut mampu menciptakan pertumbuhan iklim investasi kondusif sekaligus menjadi solusi komprehensif terhadap berbagai persoalan pertanahan di Indonesia," ujarnya dalam Seminar RUU Pertanahan di Hotel Atlet, Jakarta, Selasa (6/5/2014).

Sementara, Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Pertanahan Handaka Santosa menjelaskan, terdapat beberapa pasal di RUU tersebut yang berpotensi menurunkan daya saing dan kepastian usaha jangka panjang.

"Pasal dalam RUU tersebut menyebutkan tentang pembatasan luas maksimal lahan untuk pengembangan kawasan perumahan," terangnya.

Penguasaan dan pemilikan tanah oleh badan hukum untuk pembangunan perumahan bersifat sementara. "Kenapa demikian? Karena hal tersebut dari awal tidak dimaksudkan untuk dikuasai dan dimiliki sendiri untuk selama-lamanya oleh perusahaan pengembang, tetapi akan dijual kepada masyarakat," imbuhnya.

Dia mengatakan, dalam industri perumahan, seluas 40 persen tanah yang dimiliki pengembang akan diserahkan kepada pemerintah dalam bentuk Prasarana dan Sarana Umum (PSU). Ini sesuai ketentuan izin lokasi yang diperoleh pengembang.

Sementara, sisanya 60 persen akan dikembangkan dan dijual kepada masyarakat. "Sehingga dalam industri perumahan sesungguhnya pemahaman penguasaan tanah dalam jangka lama tidak akan terjadi karena prinsip 40 persen sampai 60 persen tadi," pungkas Handaka.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
REI Dukung Pemerintah...
REI Dukung Pemerintah Pulihkan Real Estate
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
Kelas Menengah Milenial...
Kelas Menengah Milenial Dominasi Pembelian Properti Residensial
Ketua REI Jabar 2024-2027...
Ketua REI Jabar 2024-2027 Menyadari Tantangan Sektor Real Estate Makin Berat
Bos Chalidana Group,...
Bos Chalidana Group, H Mochamad Ilyas Maju Jadi Ketua REI Jatim 2024-2027
DPD REI Sulsel Musda...
DPD REI Sulsel Musda 19 Oktober, 7 Nama Menguat Perebutkan Kursi Ketua
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
4 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
5 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
5 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved