ARLI usulkan HS code rumput laut disempurnakan

Rabu, 07 Mei 2014 - 17:11 WIB
ARLI usulkan HS code...
ARLI usulkan HS code rumput laut disempurnakan
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) mengsulkan pada pemerintah untuk menyempurnakan HS (Harmonized System) code rumput laut dan produk turunannya menjadi lebih spesifik. Karena perbedaan produk yang dihasilkan dan beragamnya jenis rumput laut yang diekspor Indonesia.

Ketua ARLI Safari Azis mengatakan, penyempurnaan itu diperlukan agar pihaknya juga mudah melakukan identifikasi terhadap jenis apa saja yang jumlah produksinya banyak atau sedikit, meningkat atau menurun serta jenis apa saja yang banyak diekspor Indonesia. Karena jenis rumput laut beraneka ragam.

Menurutnya, data akurat dari penyempurnaan HS code tersebut sangat bermanfaat bagi pelaku rumput laut. Mulai dari pembudidaya, pedagang, eksportir hingga prosesor rumput laut dari hulu hingga hilir.

"Saat ini HS Code dibedakan atas dua kategori utama yakni HS Code untuk bahan baku (raw material) dan HS Code untuk produk rumput laut setelah diproses," kata dia dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (7/5/2014).

Menurutnya, untuk raw material saat ini hanya ada 1 HS code yaitu seaweed, 1212.20.00.00, padahal bahan baku berupa rumput laut kering (raw material), ada enam jenis rumput laut yang paling banyak diperdagangkan dari Indonesia dalam jumlah besar.

Safari mengatakan, sedikitnya dibutuhkan enam HS code dan rumput laut lainnya, juga dibutuhkan satu HS code dalam kategori rumput laut lainnya, seperti rumput laut nori.

Karena itu, diperlukan total tujuh HS code untuk seluruh bahan baku rumput laut kering (raw material) ini. Yakni glacilaria, gelidium, pterocladia, kappaphycus alvarezii, eucheuma spinosum, sargasum, dan lainnya.

Usulan ini untuk mengakomodir para eksportir rumput laut, karena bahan mentah rumput laut kering untuk masing-masing produk tersebut tidak dapat dicampur.

"Paling penting adalah kemudahan pemerintah dalam memantau secara riil jenis rumput laut dan jumlah nya secara akurat baik yang diekspor maupun diimpor," kata dia.

Sementara, HS code untuk produk rumput laut setelah diproses yang sudah ada adalah Carrageenan dengan HS code 1302.39.10.00 dan agar-agar dengan HS code 1302.31.00.00. Sedangkan untuk produk alginat belum memiliki HS Code.

"Alginat ini adalah produk olahan rumput laut yang berbeda dari carrageenan dan agar-agar. Namun selama ini HS code nya disamakan dengan agar-agar padahal jelas berbeda," ungkap Safari.

Dia menuturkan, diperlukan tambahan untuk dua HS code lainnya, karena kenyataan di lapangan selama ini para eksportir juga mengirim hasil olahan campuran blended baik semi refined maupun blended refined.

"Jadi untuk HS code rumput laut yang diolah kita usulkan ada 10 HS code. Kita harapkan ini bisa semakin memberikan data akurat bagi pemerintah dan stakeholder lainnya untuk memantau secara akurat produksi olahan yang diekspor dan yang dimpor," pungkas Safari.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Berita Terkini
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
44 menit yang lalu
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
1 jam yang lalu
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
1 jam yang lalu
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
2 jam yang lalu
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
11 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
11 jam yang lalu
Infografis
3 Kapal Perusak Tipe...
3 Kapal Perusak Tipe 055 China Berlatih di Berbagai Wilayah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved