Kemendag: Ini komit kami untuk perluas pasar
Minggu, 11 Mei 2014 - 19:47 WIB
Kemendag: Ini komit kami untuk perluas pasar
A
A
A
Sindonews.com - Untuk pertama kalinya, Indonesia mengikuti Pameran Project Qatar 2014 yang akan berlangsung pada 12–15 Mei 2014 di Qatar National Convention Center, Doha, Qatar.
Ajang ini merupakan komitmen dari Kemendag untuk terus memperluas pasar ekspor nonmigas Indonesia, kali ini khususnya produk bahan bangunan (building material).
"Pameran ini menampilkan produk-produk seperti marmer/keramik/batu, pintu, sanitary, perlengkapan kamar mandi, pipa ledeng/teknologi air, pipa, dan produk finishing (pelapisan, gypsum). Sedangkan, para pengunjung pameran ini rata-rata berasal dari ranah profesi antara lain arsitek, insinyur, kontraktor, pengembang, importir, CEO, manajer proyek, plant manager, dan leasing manager, baik lokal maupun internasional" ungkap Direktur Jenderal PEN, Nus Nuzulia Ishak dalam rilisnya, Minggu (11/5/2014).
Partisipasi Indonesia dalam pameran Project Qatar 2014 diharapkan dapat meningkatkan ekspor produk building material dengan mutu dan kualitas yang berdaya saing tinggi kepada buyers internasional.
“Doha memiliki tingkat aksesibilitas yang terbaik di kawasan Timur Tengah sehingga dijadikan meeting point para pengusaha dari Timur Tengah, Asia, dan Eropa,” ujarnya.
Paviliun Indonesia akan terletak di Hall 4dan menempati area seluas 84 m2 yang menampilkan lima perusahaan, yaitu Bintang Jati Furniture (gebyok), Chasindo Karunia Abadi (flooring), Medang’s Living (flooring), Rumah Mekar (batu), dan Sanwell Austindo (sanitary). Paviliun Indonesia yang bertemakan “Trade with Remarkable Indonesia” tersebut,secara khusus akan didesain unik agar bisa menarik pengunjung.
“Partisipasi Kemendag dalam pameran Project Qatar 2014 dapat menjadi salah satu ajang untuk meningkatkan citra produk building material Indonesia di kancah internasional," tutup Nus.
Ajang ini merupakan komitmen dari Kemendag untuk terus memperluas pasar ekspor nonmigas Indonesia, kali ini khususnya produk bahan bangunan (building material).
"Pameran ini menampilkan produk-produk seperti marmer/keramik/batu, pintu, sanitary, perlengkapan kamar mandi, pipa ledeng/teknologi air, pipa, dan produk finishing (pelapisan, gypsum). Sedangkan, para pengunjung pameran ini rata-rata berasal dari ranah profesi antara lain arsitek, insinyur, kontraktor, pengembang, importir, CEO, manajer proyek, plant manager, dan leasing manager, baik lokal maupun internasional" ungkap Direktur Jenderal PEN, Nus Nuzulia Ishak dalam rilisnya, Minggu (11/5/2014).
Partisipasi Indonesia dalam pameran Project Qatar 2014 diharapkan dapat meningkatkan ekspor produk building material dengan mutu dan kualitas yang berdaya saing tinggi kepada buyers internasional.
“Doha memiliki tingkat aksesibilitas yang terbaik di kawasan Timur Tengah sehingga dijadikan meeting point para pengusaha dari Timur Tengah, Asia, dan Eropa,” ujarnya.
Paviliun Indonesia akan terletak di Hall 4dan menempati area seluas 84 m2 yang menampilkan lima perusahaan, yaitu Bintang Jati Furniture (gebyok), Chasindo Karunia Abadi (flooring), Medang’s Living (flooring), Rumah Mekar (batu), dan Sanwell Austindo (sanitary). Paviliun Indonesia yang bertemakan “Trade with Remarkable Indonesia” tersebut,secara khusus akan didesain unik agar bisa menarik pengunjung.
“Partisipasi Kemendag dalam pameran Project Qatar 2014 dapat menjadi salah satu ajang untuk meningkatkan citra produk building material Indonesia di kancah internasional," tutup Nus.
(gpr)
Lihat Juga :