Kinerja Danamon Jateng-DIY kuartal I tumbuh 3%

Senin, 12 Mei 2014 - 19:04 WIB
Kinerja Danamon Jateng-DIY...
Kinerja Danamon Jateng-DIY kuartal I tumbuh 3%
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan Bank Danamon Wilayah Jateng dan DIY pada kuartal I/2014 kurang menggembirakan atau hanya tumbuh tiga persen.

Namun, pertumbuhan tersebut dinilai masih cukup positif, dan diyakini akan terus tumbuh seiring meningkatnya perekonomian di Jawa Tengah yang terus membaik.

"Kuartal pertama ini semua bank pertumbuhannya melambat, karena memang perekonomian kita pertumbuhanya melambat," kata Senior Vice President Regional Corporate Officer Danamon Wilayah Jateng dan DIY, Irwan, Senin (12/5/2014).

Dia mengaku, meski pada kuartal pertama ini pertumbuhannya melambat, pihaknya optimis sampai akhir tahun mampu tumbuh 15-20 persen. "Aset Danamon Jateng saat ini mencapai Rp21 triliun, year on year terus mengalami peningkatan 10-15 persen dan tahun ini kita target mampu tumbuh mencapai 20 persen," jelasnya.

Menurutnya, pada 2013 kredit yang digelontorkan mencapai Rp8 triliun. Sementara, serapan dana dari pihak ketiga (DPK) mencapai Rp6 triliun. Dari Rp8 triliun kredit, sebesar 70 persen merupakan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Small Meduim Enterprize (SME). Sisanya untuk kredit dari ADIRA dan komersial lain.

Pinjaman untuk UMKM mulai dari Rp5 juta sampai Rp500 juta sedangkan untuk SME mulai Rp500 juta sampai Rp10 miliar. Dengan cukup besarnya kontribusi sektor UMKM, Irwan mengaku UMKM menjadi salah satu aset tersebesar Danamon.

"Salah satu upaya untuk meningkatkan sektor UMKM kita melakukan sosialisasi literasi keuangan ke masyarkat kecil. Dengan harapan semakin banyak pelaku UMKM memanfaatkan perbankan untuk mengatur keuangannya," jelas dia.

Alex Candra selaku Branch Corporate Officer Semarang menambahkan dari divisi komersial, ditargetkan mampu tumbuh sekitar 30 persen setiap tahun. "Kami menilai pertumbuhan kuartal pertama ini masih cukup positif," imbuhnya.

Dia mengatakan, untuk komersial atau khusus pembiayaan corporate dengan platform pembiayaan mulai dari Rp10 miliar sampai Rp100 miliar membidik perusahaan-perusahan besar. Perpindahan sejumlah industri dari Jabodetabek ke Jawa Tengah menjadi salah satu yang akan digarap.

"Pengembangan perusahaan banyak ke Kendal, Karanganyar dan beberapa daerah di Jawa Tengah tentu menjadi salah satu bidikan kita," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bidik Milenial, Danamon...
Bidik Milenial, Danamon Tawarkan Utang Lewat Online
Berkembang Progresif,...
Berkembang Progresif, Industri Otomotif Indonesia Digadang Menjadi Pemain Global
Raih Kesejahteraan di...
Raih Kesejahteraan di IIMS 2024 Lewat Solusi Finansial
Bank Danamon Hadir di...
Bank Danamon Hadir di IIMS 2022
Ramadan Lebih Bermakna...
Ramadan Lebih Bermakna dengan Perencanaan Keuangan yang Tepat
Yuk Pahami Modus Kejahatan...
Yuk Pahami Modus Kejahatan Perbankan yang Kian Marak
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Selasa 3 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved