Garuda yakin virus MERS tak pengaruhi jumlah penumpang

Rabu, 14 Mei 2014 - 18:25 WIB
Garuda yakin virus MERS...
Garuda yakin virus MERS tak pengaruhi jumlah penumpang
A A A
Sindonews.com - Merebaknya virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) tidak membuat pihak maskapai PT Garuda Indonesia (Persero) khawatir akan berimbas terhadap penurunan penumpang. Terutama penumpang dari Timur Tengah, di mana wabah ini pertama kali muncul.

Direktur Pelayanan Garuda Indonesia Faik Fahmi mengatakan, ketidakkhawatiran Garuda Indonesia terhadap dampak virus MERS pada penurunan penumpang disebabkan secara geografis letak Indonesia jauh dari wilayah yang terjangkiti virus MERS.

Sejauh ini, meskipun virus MERS tersebut dikabarkan mulai menjangkiti masyarakat Indonesia yang kebetulan menunaikan ibadah umroh atau tenaga kerja Indonesia. Namun, tingkat keterisian penumpang dengan rute Negara Timur Tengah tetap stabil.

"Sejauh ini tidak ada penurunan penumpang. Termasuk dari negara di mana virus MERS ini merebak tetap tinggi. Bahkan animo masyarakat yang akan pergi Umroh ke Tanah Suci, masih cukup tinggi," jelasnya di Solo, Jawa Tengah, Rabu (14/5/2014).

Meski demikian, pihak maskapai plat merah ini tetap mengantisipasinya. Terutama kru Garuda yang langsung berhadapan dengan para penumpang. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan Garuda yaitu dengan memberikan seluru kru Garuda, mulai dari pilot hingga pramugari, diberi suntikan virus MERS.

Selain itu, Garuda juga mengimbau kepada para penumpang yang hendak pergi Umroh, agar melakukan suntik vaksin virus MERS terlebih dahulu. Agar, kebal terhadap serangan virus tersebut.

"Kami sudah antisipasi, dengan memberikan vaksin MERS pada kru Garuda, dan bila ada kru kami yang terkena virus MERS, maka kita akan mengkarantina kru tersebut hingga benar-benar sembuh. Selain itu, di sarankan agar masyarakat yang akan melaksanakan umroh untuk mendapat suntikan vaksin MERS terlebih dulu," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved