Wall Street lanjutkan koreksi akibat tekanan jual
Jum'at, 16 Mei 2014 - 08:58 WIB
Wall Street lanjutkan koreksi akibat tekanan jual
A
A
A
Sindonews.com - Indeks saham di Wall Street kembali melanjutkan koreksi selama dua hari berturut-turut setelah berhasil mencetak rekor tertinggi. Pada perdagangan Kamis waktu setempat, indeks Dow Jones dan S&P 500 mengalami kejatuhan terburuk dalam lebih dari sebulan terakhir.
Pelemahan dipicu koreksi lanjutan pada Indeks Russell 2000 yang merupakan saham berkapitalisasi kecil. Indeks ini susut lebih dari 10 persen sejak awal Maret.
Selain itu, koreksi juga akibat menurunnya kinerja keuangan Wal Mart pada kuartal I tahun ini. Saham Wal-Mart Stores Inc (WMT.N) jatuh 2,4 persen menjadi USD76,83.
"Saham berkapitalisasi kecil mengalami tekanan jual dan saya pikir Anda melihat adanya rotasi keluar dari pasar terutama untuk saham beresiko tinggi," kata Presiden Platinum Partners Uri Landesman seperti dilansir Reuters, Jumat (16/5/2014).
Pada akhir perdagangan indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 167,16 poin atau 1,01 persen menjadi 16.446,81; indeks S&P 500 terkoreksi 17,68 poin atau 0,94 persen ke 1.870,85 dan Nasdaq turun 31,33 poin atau 0,76 persen ke 4,069.29.
Pelemahan dipicu koreksi lanjutan pada Indeks Russell 2000 yang merupakan saham berkapitalisasi kecil. Indeks ini susut lebih dari 10 persen sejak awal Maret.
Selain itu, koreksi juga akibat menurunnya kinerja keuangan Wal Mart pada kuartal I tahun ini. Saham Wal-Mart Stores Inc (WMT.N) jatuh 2,4 persen menjadi USD76,83.
"Saham berkapitalisasi kecil mengalami tekanan jual dan saya pikir Anda melihat adanya rotasi keluar dari pasar terutama untuk saham beresiko tinggi," kata Presiden Platinum Partners Uri Landesman seperti dilansir Reuters, Jumat (16/5/2014).
Pada akhir perdagangan indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 167,16 poin atau 1,01 persen menjadi 16.446,81; indeks S&P 500 terkoreksi 17,68 poin atau 0,94 persen ke 1.870,85 dan Nasdaq turun 31,33 poin atau 0,76 persen ke 4,069.29.
(rna)
Lihat Juga :