Sinergi Antar TPID Mampu Kendalikan Inflasi

Rabu, 21 Mei 2014 - 14:27 WIB
Sinergi Antar TPID Mampu...
Sinergi Antar TPID Mampu Kendalikan Inflasi
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menilai, komitmen kuat, kerja keras serta dukungan dari 233 Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dapat membantu mengendalikan laju inflasi untuk meningkatkan ekonomi dalam negeri.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda) dianggap sangat penting dalam merumuskan solusi permasalahan kestabilan harga. Hal ini bersinergi karena tingkat inflasi yang tinggi akan menyebabkan peningkatan harga kebutuhan pokok secara drastis.

"Berbagai upaya konkret dilakukan TPID dan ditindaklanjuti Pemda sebagai upaya pengendalian laju inflasi. Termasuk komitmen kuat, kerja keras serta dukungan dari 233 TPID yang ada," katanya saat Rakornas V TPID di Hotel Sahid Jakarta, Rabu, (21/5/2014).

Dia menjelaskan, berbagai upaya konkret telah dilakukan TPID dan ditindaklanjuti pemerintah daerah, sebagai upaya pengendalian laju inflasi. Di antaranya dengan pemberian subsidi ongkos angkut pasokan pangan di Jawa Timur (Jatim).

Selain itu, ada juga penambahan kapasitas bongkar muat di pelabuhan Kupang, pemberlakuan sistem resi gudang di Cirebon, konversi bahan bakar gas (BBG) bagi nelayan di Gorontalo. "Juga komunikasi di TPID-TPID di kawasan Sumatera untuk mengarahkan ekspektasi masyarakat terhadap inflasi," ujarnya.

Pasalnya, berbagai upaya tersebut, mampu meredam dampak kenaikan BBM menjadi lebih kecil bila dibandingkan 2005 dan 2008. Mengingat, kenaikan harga BBM subsidi pada tahun-tahun tersebut berdampak pada meroketnya tingkat inflasi.

"Di 2005 dan 2008 inflasi masing-masing 11% dan 17%. Perkembangan terakhir inflasi membaik. Sejalan dengan target capaian inflasi sepanjang 2014 mencapai 4,5% plus minus 1%," pungkas Agus.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
5 menit yang lalu
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
26 menit yang lalu
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
2 jam yang lalu
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
2 jam yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
3 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan China Mampu...
5 Alasan China Mampu Akhiri Dominasi Kapal Induk Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved