Kementan Akui Riset Kelapa Sawit Indonesia Tertinggal

Senin, 26 Mei 2014 - 19:19 WIB
Kementan Akui Riset...
Kementan Akui Riset Kelapa Sawit Indonesia Tertinggal
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Haryono mengakui, riset kelapa sawit di Indonesia masih tertinggal dari Malaysia.

Ketertinggalan itu, menurut Haryono, bisa tertutupi bila ada investasi di sektor riset khususnya kelapa sawit. "Namun, untuk mendorong adanya investasi diperlukan infrastruktur yang baik," ujarnya dalam acara 'The 5th International Conference & Exhibition on Palm Oil' di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Senin (26/5/2014).

Sebelumnya, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (GPPI), Soedjai Kartasasmita mengungkapkan, minimnya riset membuat hilirisasi industri kelapa sawit di Indonesia terkendala. Ironisnya, pemerintah kurang mendukung riset di bidang kelapa sawit.

"Banyak masalah yang menyebabkan industri hilir (sawit) kurang bisa berkembang. Salah satunya riset kita ketinggalan," jelasnya.

Menurut dia, saat ini Indonesia sudah punya Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yang berlokasi di Medan, Sumatera Utara. Namun, lembaga riset yang telah diakui internasional ini tidak mendapatkan anggaran dari negara.

"PPKS mencari dana sendiri. Harusnya pemerintah ikut membiayai, karena sawit merupakan komoditas unggulan kita," tegas Soedjai.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komitmen YIDH Dukung...
Komitmen YIDH Dukung Pelaksanaan Peta Jalan Menuju Sawit Berkelanjutan di Aceh
Sejumlah Masalah yang...
Sejumlah Masalah yang Bikin Pengusaha Sawit dan Masyarakat Tidak Akur
Aspekpir Kolaborasi...
Aspekpir Kolaborasi Buat Film Dokumenter Desa Transmigrasi Sawit
Pengolahan yang Baik...
Pengolahan yang Baik Jadikan Limbah Cair Pabrik Sawit Bernilai Ekonomi Tinggi
Perkebunan Sawit Berkelanjutan...
Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tumbuhkan Ekonomi Desa Terpencil
Wujudkan Perkebunan...
Wujudkan Perkebunan Berkelanjutan, SPKS Dorong Kemitraan Usaha dengan Petani
Berita Terkini
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
3 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
19 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
21 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
31 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved