CT: Subsidi Tidak Boleh Dalam Bentuk Barang

Rabu, 28 Mei 2014 - 13:04 WIB
CT: Subsidi Tidak Boleh...
CT: Subsidi Tidak Boleh Dalam Bentuk Barang
A A A
JAKARTA - Indonesia seringkali bermasalah dengan pemberian subsidi yang dinilai tidak tepat sasaran. Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tandjung mengatakan, subsidi pada dasarnya lebih tepat tidak diberikan dalam bentuk barang agar tidak terjadi penyimpangan.

"Contohnya subsidi BBM (bahan bakar minyak) yang menikmati separuhnya adalah orang kaya. Itu basic filosifinya dan selalu saja terjadi penyimpangan. Subsidi pupuk, ada bocorannya yang masuk ke perkebunan. Ada ketidaktepatan sasaran," ujar dia dalam diskusi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Menara Permata Kuningan, Jakarta, Rabu (28/5/2014).

Dia menilai, tarif listrik atau BBM seharusnya ditetapkan dengan harga normal tanpa subsidi. Subsidi lebih tepat diberikan dengan memberikan orang miskin uang, agar mereka bisa membayar listrik atau membeli BBM.

Dalam masa jabatannya yang singkat, dia mengaku tidak bisa menyelesaikan permasalahan ini dengan tuntas. Yang bisa dilakukannya saat ini adalah menyiapkan pondasi atau terobosan untuk pemerintahan berikutnya.

"Enggak mungkin saya lakukan sekarang. Ini realitas yang mesti diketahui. Saya bukan Superman. Jadi panjang sekali masalah yang harus diselesaikan. Kalau dokumen untuk ini, KEN (Komite Ekonomi Nasional) sudah persiapkan," lanjutnya.

Selain itu, dia berjanji akan membuat memoar untuk pemerintahan berikutnya. Yang terpenting saat ini adalah ekonomi Indonesia harus jalan, karena enam bulan kebelakang, pemerintah disibukkan dengan pemilihan umum (Pemilu) yang menyebabkan ekonomi sedikit kurang perhatian.

"Saya akan buat memoar untuk pemerintahan berikut. Nanti waktu serah terima atau sebelumnya saya akan serahkan kepada Presiden atau Wapresnya, untuk jadi dokumennya. Yang bisa saya lakukan breakthrough saja. Kalau me-reform keseluruhan itu impossible," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
DPR Usul Sistem Pemberian...
DPR Usul Sistem Pemberian Subsidi BBM Diubah
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
5 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
6 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
6 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
6 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
6 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
7 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved