DPK Perbankan di Sulut Rp17,6 T

Senin, 02 Juni 2014 - 15:43 WIB
DPK Perbankan di Sulut...
DPK Perbankan di Sulut Rp17,6 T
A A A
MANADO - Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan Sulawesi Utara (Sulut) pada triwulan I/2014 tumbuh 9,26% secara year on year (yoy). Perbankan Sulut pada tiga bulan pertama tahun ini mampu mengumpulkan DPK sebesar Rp17,6 triliun.

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut Luctor Tapiheru mengatakan, kajian ekonomi regional triwulan I/2014 menyebutkan peningkatan DPK yang disertai dengan perlambatan kredit menyebabkan loan to deposit ratio (LDR) menurun.

LDR perbankan Sulut turun ke level 130,8% dari posisi triwulan sebelumnya pada level 133,18%. "Kinerja DPK perbankan Sulut ini ditopang deposito yang tumbuh 15,43% (yoy), sementara giro dan tabungan melambat atau hanya tumbuh 2,53% (yoy) dan 7,94% (yoy)," jelasnya di Manado, Senin (2/6/2014).

Menurutnya, pertumbuhan deposito menyebabkan share deposito meningkat menjadi 33,83% dari posisi triwulan sebelumnya 27,46%. Komposisi DPK perbankan Sulut masih dipegang tabungan sebesar 47,43%, sedangkan giro hanya 18,74%.

Kontribusi DPK paling besar berasal dari Manado yakni 70,65% atau Rp12,47 triliun. Pertumbuhan DPK lebih terjadi di wilayah lain di luar Manado seperti Kota Kotamobagu dan Boltim yang memiliki pangsa 7,68%, Bitung 7,41% dan Kepulauan Sangihe dan Talaud 5,61%.

"Sementara kredit pada triwulan I/2014 sedikit melambat, tumbuh 15,34% (yoy) atau lebih rendah dari triwulan sebelumnya yang bertumbuh 17,64%. Tercatat pada triwulan I/2014, perbankan Sulut menyalurkan kredit sebesar Rp23,02 triliun," katanya.

Pertumbuhan kredit, lanjut dia, masih ditopang kredit konsumsi yang mencapai Rp13,96 triliun atau tumbuh 19,60%. "Kredit investasi dan modal kerja sedikit mengalami perlambatan, yakni tumbuh 11,56% dan 4,01% atau sebesar Rp6,54 triliun dan Rp2,52 triliun," tuturnya.

Dia menjelaskan, dari sektor ekonomi, penyaluran kredit produktif perbakan Sulut sebagian besar ditujukan kepada sektor perdagangan, hotel dan restoran (PHR) yang memiliki pangsa 26,15%. Penyaluran kredit terbesar berasal dari bank pemerintah yang mencapai Rp16,78 triliun, sisanya dari bank umum swasta.

Seperti kinerja DPK, penyaluran kredit paling besar terjadi di Manado yakni Rp14,73 triliun, disusul Kota Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Timur Rp2,28 triliun, Wilayah Minahasa Rp1,93 triliun, Kabupaten Kepulauan Sahinge dan Talaud Rp1,6 triliun, serta Bitung Rp1,45 triliun.

"Namun jika dilihat kinerja DPK, Kota Bitung memberikan kontribusi tertinggi yakni 20,79%," ujar Luctor.

Sementara, rasio kredit bermasalah (non performing loan/LDR) berada pada level 2,94%. Rasio NPL terutama berasal dari penurunan kualitas kredit beberapa sektor seperti pertanian, industri, listrik air dan gas, konstruksi, dan sektor angkutan dan komunaikasi yang mencatat rasio NPL berasa di atas 5%.

NPL sektor PHR yang sektor terbesar penyaluran kredit masih terjaga pada kisaran 3,28%. "Rasio NPL itu mengalami penurunan secara month to month karena pada Februari rasio NPL PHR 5,49%," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
47 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved