LPEI Gelontorkan Rp70,5 M untuk Rumput Laut

Selasa, 03 Juni 2014 - 12:41 WIB
LPEI Gelontorkan Rp70,5...
LPEI Gelontorkan Rp70,5 M untuk Rumput Laut
A A A
JAKARTA - Dalam upaya mendorong perkembangan Industri rumput laut di Indonesia, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp70,5 miliar hingga April 2014.

"Selain melalui jasa konsultasi, kami dapat memberikan dukungan melalui pembinaan kepada pembubidaya agar dapat menghasilkan rumput laut yang sesuai dengan ketentuan pasar dunia serta memberikan pelatihan pengembangan komposisi produk pada calon eksportir," ujar Direktur Eksekutif LPEI I Made Gede Erata di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (3/6/2014).

Menurutnya, di tengah euforia kenaikan rumput laut, sejumlah tantangan industri rumput laut nasional juga harus diatasi. Pertama, belum maksimalnya kegiatan industri pengolahan rumput laut. Kedua, kurangnya diversifikasi produk rumput laut. Ketiga, tersendatnya pengembangan rumput laut akibat terganjal ketentuan tata ruang.

Keempat, lanjut dia, tidak adanya jaminan kualitas produksi. "Jaminan kualitas produksi, khususnya Died Euchema Seaweed (DES) di tingkat pembudidaya, secara umum masih belum memenuhi standar ekspor," kata dia.

Sementara, Communıty Organızer and Dev Programme Kalimajari, LSM yang bergerak dı bıdang pemberdayaan masyarakat, I Gustı Agung Ayu mengatakan, industri rumput laut 30% diserap pasar domestik, sisanya diekspor.

Dia menjelaskan, jika tidak ada serapan maka petani rumput laut tidak akan melakukan kegiatan tanam. "Padahal, pesaing utama komoditas rumput laut terutama produk agar-agar hanya dari Jepang," kata gustı.

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Peraikanan (KKP), data produksi budidaya rumput laut Indonesia pada 2013 mencapai 8,2 juta ton lebih besar dari target yang ditetapkan pemerintah yaitu 7,5 ton. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai negara produsen rumput laut nomro dua di dunia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Ekspor, Ini...
Dongkrak Ekspor, Ini Tugas Berat Indonesia Eximbank
Cetak Eksportir, Eximbank...
Cetak Eksportir, Eximbank Indonesia Gelar Pelatihan dan Pendampingan
Bank Penyokong Ekspor...
Bank Penyokong Ekspor Se-Asia Satu Suara Soal Pentingnya Ekonomi Berkelanjutan
Genjot Ekspor Nasional,...
Genjot Ekspor Nasional, bank bjb Jalin Kerja Sama dengan Indonesia Eximbank
Kinerja Eximbank Memburuk,...
Kinerja Eximbank Memburuk, Total Aset Menyusut Jadi Rp92,1 T per Desember 2020
BCA Suntik Exim Bank...
BCA Suntik Exim Bank Rp3 Triliun untuk Genjot Ekspor
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved