Hidayat Incar Negara Tujuan Ekspor Mobil LCGC

Kamis, 05 Juni 2014 - 15:18 WIB
Hidayat Incar Negara...
Hidayat Incar Negara Tujuan Ekspor Mobil LCGC
A A A
BEKASI - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) saat ini sedang berupaya memasarkan mobil ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) baik di dalam negeri dan luar negeri. Kini, mobil LCGC buatan Indonesia sudah merambah pasar Filipina dan Pakistan.

Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat mengatakan, setelah dua negara tersebut yang terjamah, pihaknya akan kembali mengkaji negara berikutnya yang menjadi tujuan ekspor mobil murah tersebut.

"Kalau untuk LCGC baru di Pakistan dan Filipina. Kami sedang merambah ke negara-negara seperti itu," ujar dia saat peresmian ekspor perdana Suzuki Karimun Wagon-R di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (5/6/2014).

Hidayat meyakini, pihaknya mampu memasarkan mobil LCGC hingga diminati seluruh negara di dunia. Bahkan, dia menargetkan dalam satu tahun akan mendapatkan hingga tiga negara tujuan ekspor baru.

"(Negara tujuan ekspor) Per tahun mungkin bisa dapat dua atau tiga tujuan ekspor lagi," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
13 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
36 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
11 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved