IHSG Diprediksi Variatif Cenderung Melemah

Selasa, 10 Juni 2014 - 08:39 WIB
IHSG Diprediksi Variatif...
IHSG Diprediksi Variatif Cenderung Melemah
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi bergerak variatif (mixed) cenderung melemah, melanjutkan koreksi hari kemarin.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG kemarin diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks fase konsolidasi range 4.865–5.091 bergerak mixed to down. Pelemahan indeks semakin terbatas. Indicator RSI di zona 40%.

“Hari ini indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas menguji support 4.858,“ kata dia dalam risetnya, Selasa (10/6/2014).

IHSG diperkirakan akan bergerak pada level support 4.858, sedangkan resistance akan berada pada level 4.930.

Sementara sentimen dari pasar saham luar negeri masih positif. Pasar saham Amerika Serikat (AS) melanjutkan tren kenaikan dan kembali menyentuh rekor baru, seiring penguatan saham-saham unggulan. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,11% dan S&P500 sebesar 0,09%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi Jepang yang dirilis lebih tinggi dibanding proyeksi sebelumnya. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,37% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan 0,52%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas kembali bergerak variatif. Harga minyak mentah WTI naik 0,08% ke posisi USD104,49 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,16% ke leve USD1.251,90 per ons.

Dari dalam negeri, nilai tukar rupiah membukukan penguatan selama empat hari berturut-turut, setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah di angka Rp11.860 per USD. Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) memprediksi jika pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya akan mencapai 5,15%, seiring pelambatan ekonomi global dan membesarnya defisit neraca perdagangan dalam negeri.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
43 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
51 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
4 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Diprediksi...
Indonesia Diprediksi Bakal Masuk Jebakan Utang Semakin Dalam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved