IHSG Diprediksi Menguji Resistance 4.982

Kamis, 12 Juni 2014 - 08:50 WIB
IHSG Diprediksi Menguji...
IHSG Diprediksi Menguji Resistance 4.982
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali melanjutkan kenaikannya dan berpeluang menguji resistance terdekat di level 4.982 menjelang pengumuman BI Rate hari ini.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG kemarin diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks memasuki fase konsolidasi dan bergerak menguat serta membentuk white marubozu.

“Hari ini indeks masih akan melanjutkan kenaikannya dan coba menguji resistance terdekat di 4.982,“ kata dia dalam risetnya, Kamis (11/6/2014).

Dia memperkirakan, IHSG akan bergerak dengan support di level 4.950 dan resistance berada di level 4.982.

Sementara sentimen kurang positif datang dari luar negeri, di mana pasar saham Amerika Serikat (AS) melanjutkan pelemahan setelah Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global. Koreksi dialami indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,60% dan indeks S&P500 sebesar 0,35%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham juga dipengaruhi oleh proyeksi terbaru Bank Dunia terhadap pelambatan ekonomi di berbagai belahan dunia. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh Nikkei 225 sebesar 0,80% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan 0,04%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif. Harga minyak mentah WTI naik 0,08% ke level USD104,48 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,01% ke posisi USD1.261,10 per ons.

Dari dalam negeri, investor menanti rilis tingkat suku bunga acuan (BI Rate) yang sedianya akan
diumumkan Bank Indonesia (BI) siang nanti. Di sisi lain, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) dan aliran dana asing di pasar modal domestik masih menjadi faktor yang mempengaruhi pergerakan IHSG.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
36 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
2025, Diprediksi akan...
2025, Diprediksi akan Banyak Orang Kaya Mendadak karena Kripto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved