Emas Dunia Dekati Harga Tertinggi dalam 2 Pekan

Jum'at, 13 Juni 2014 - 18:13 WIB
Emas Dunia Dekati Harga...
Emas Dunia Dekati Harga Tertinggi dalam 2 Pekan
A A A
SINGAPURA - Harga emas di perdagangan dunia mendekati harga tertinggi dalam dua pekan, sebagai back-to-back kenaikan mingguan pertama sejak April, karena investor menimbang apakah kekerasan di Irak akan meningkatkan permintaan untuk logam mulia sebagai safe haven.

Reli emas pekan ini seiring dengan harga minyak yang memperpanjang kenaikan, dan pasar ekuitas Eropa turun karena pemerintah Syiah yang dipimpin Irak berjuang untuk mempertahankan kendali atas daerah mayoritas Sunni, setelah unit militer di bagian utara negara itu runtuh.

Bullion
naik 5,9% sepanjang tahun ini sebagian karena ketegangan antara Ukraina dan Rusia memicu permintaan untuk komoditas safe haven.

"Meskipun emas dalam beberapa hari relatif tenang sejak awal minggu, namun telah menyatukan selama dua hari terakhir karena (laporan) perkembangan gangguan dari Irak," ujar Edward Meir, analis INTL FCStone, New York, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (13/6/2014)

"Perkembangan di Irak kemungkinan akan menentukan trend jangka pendek," tambahnya.

Spot emas sedikit berubah di angka 1.272,99 per ons, setelah sebelumnya naik ke level USD1.277,25 per ons, tertinggi sejak 27 Mei (menurut harga generik Bloomberg). Logam mulia ini naik 1,6% pada minggu ini setelah naik 0,3% di pekan sebelumnya. Sementara emas untuk pengiriman Agustus sedikit berubah di angka USD1.273 per ons pada perdagangan di Comex, New York.

Platinum naik 0,1% menjadi USD1.445,47 per ons di London. Harga meluncur kemarin dari angka tertinggi dalam dua pekan USD1.487 per ons yang dicapai pada 11 Juni.

Palladium untuk pengiriman segera sedikit berubah pada USD821,25 per ons setelah jatuh ke level paling dalam hampir setahun, kemarin.

Perak sedikit berubah ke angka USD19,51, siap untuk kenaikan mingguan kedua. Perak untuk pengiriman Juli diperdagangkan pada USD19,52 per ons di New York.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
8 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
27 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved