IHSG Diperkirakan Melemah Terbatas

Selasa, 17 Juni 2014 - 08:48 WIB
IHSG Diperkirakan Melemah...
IHSG Diperkirakan Melemah Terbatas
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi akan bergerak variatif (mixed) cenderung melemah terbatas.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengungkapkan, IHSG kemarin bergerak di atas EMA200 hari. Indeks bergerak mixed dengan kecenderungan melemah.

“Pada perdagangan hari ini, indeks berpotensi mixed dengan kecenderungan melemah terbatas,“ kata dia dalam risetnya, Selasa (17/6/2014).

Dia memperkirakan, IHSG akan bergerak pada support kuat di level 4.863, dan resistance di level 4.911. Sementara sentimen dari pasar saham Amerika Serikat (AS) sebenarnya masih positif.

Pasar saham AS ditutup melanjutkan penguatan, seiring dengan positifnya data manufaktur negara Paman Sam tersebut. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,03% dan indeks S&P500 sebesar 0,08%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh konflik di Irak. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,31%. Sementara indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah 0,05%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif. Harga minyak mentah WTI naik 0,51% ke posisi USD98,86 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,26% ke level USD1.272 per ons.

Dari dalam negeri, kisaran pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan secara tahunan hanya mencapai 12%. Capaian itu jauh dibandingkan dengan pertumbuhan kredit yang berada pada level 18,5% per April 2014. Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) terus melemah dalam empat hari terakhir.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
Ditutup di Zona Hijau,...
Ditutup di Zona Hijau, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
Akhir Desember, Harga...
Akhir Desember, Harga Kedelai Diperkirakan akan Kembali Stabil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved