Harga Rumah Mantan Presiden Bisa Lebih Rp20 M

Selasa, 17 Juni 2014 - 14:04 WIB
Harga Rumah Mantan Presiden...
Harga Rumah Mantan Presiden Bisa Lebih Rp20 M
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani menilai, harga rumah yang akan diberikan pada mantan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) diperkirakan melebihi harga rumah yang dipatok dalam Perpres sebelumnya, yaitu Rp20 miliar.

"Rumah mantan Presiden dan Wapres anggarannya belum tahu, sebab itu mengunakan dana yang ada di Setneg (Sekretaris Negara). Bisa lebih (Rp20 miliar), harga rumah kan makin naik," ujar dia usai Pelantikan Pejabat Eselon II Kemenkeu, Selasa (17/6/2014).

Saat ini, lanjut Askolani, pihaknya tengah memperbaiki basis regulasinya agar bisa dipakai sebagai acuan, serta membuat turunan Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

"Jadi yang kita teken itu bukan nilai rumahnya tapi kelayakan daripada rumah itu, misal tempatnya di tengah kota," imbuhnya.

Harga Rp20 miliar untuk rumah mantan Presiden dan Wapres tersebut dinilai sudah tidak relevan dengan kondisi yang ada saat ini. Kebijakan tersebut tidak aplicable dan perlu disesuaikan dengan inflasi serta harga properti yang terus melambung.

"Harga tergantung lokasi dan harga pasar. Tapi tetap akuntabilitasnya ada. Ada guidance-nya. Mungkin luasnya dibatasi. Berapa kamar yang layak. Guidance-nya itu yang dimasukin di PMK-nya. Difinalisasi guidance secara detail sehingga lebih sustainable," terangnya.

‪Sementara, untuk anggaran maintenance/perbaikan rumah tersebut, Askolani mengatakan bahwa itu sudah menjadi tanggung jawab pemilik. "Itu (maintenance) jadi tanggung jawab sendiri. Kan pemerintah hanya kasih sekali selanjutnya diserahkan," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi Belanja Negara...
Realisasi Belanja Negara di Sulsel Hingga Juli 2022 Tembus Rp26 Triliun
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Belanja Pemerintah Seret...
Belanja Pemerintah Seret Bikin Ekonomi RI Kontraksi, Pengamat Ungkap Masalahnya
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Belanja Negara Kuartal...
Belanja Negara Kuartal I-2020 Tembus Rp452,4 Triliun
Halo Pak Jokowi, Realisasi...
Halo Pak Jokowi, Realisasi Belanja Pemerintah Masih Lelet Lho
Berita Terkini
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
19 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
40 menit yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
1 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
2 jam yang lalu
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
2 jam yang lalu
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
2 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Bisa Menjadi...
Donald Trump Bisa Menjadi Presiden Pertama AS yang Dipenjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved