IHSG Berpeluang Naik Terbatas

Jum'at, 20 Juni 2014 - 08:38 WIB
IHSG Berpeluang Naik...
IHSG Berpeluang Naik Terbatas
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini diperkirakan bergerak variatif (mixed) dengan peluang naik dalam kisaran terbatas.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks memasuki fase konsolidasi dan bergerak mixed tertahan di EMA 50 hari. Koreksi sudah semakin terbatas. Indicator stochastic berpotensi membentuk golden cross.

"Hari ini indeks akan bergerak mixed to up dengan kenaikan terbatas," kata dia dalam risetnya, Jumat (20/6/2014).

Dia memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak pada kisaran support 4.849 dan resistance 4.890. Peluang kenaikan IHSG didukung sentimen positif dari Wall Street.

Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melanjutkan reli penguatan, seiring optimisme The Fed akan mempertahankan suku bunga rendah dalam jangka panjang. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,09% dan indeks S&P500 sebesar 0,03%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga rendah AS. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,04% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan 0,50%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terapresiasi. Harga minyak mentah WTI naik 0,07% ke level UD106,12 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,03% ke posisi USD1.314,50 per ons.

Dari dalam negeri, transaksi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) relatif menurun, seiring gelaran Piala Dunia 2014, dan pemilihan presiden yang semakin dekat. Di sisi lain, nilai tukar rupiah berbalik menguat setelah mengalami tekanan dalam seminggu terakhir. Minimnya sentimen positif juga membuat pergerakan IHSG relatif terbatas.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved