BEI Berhasil Kurangi Frekuensi UMA Dan Suspensi

Rabu, 25 Juni 2014 - 19:34 WIB
BEI Berhasil Kurangi...
BEI Berhasil Kurangi Frekuensi UMA Dan Suspensi
A A A
JAKARTA - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan, frekuensi saham-saham yang masuk unusual market activity (UMA) di semester pertama tahun ini menurun jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau di tahun 2012, total frekuensi UMA emiten itu mencapai 82 kali, di 2013 itu sebanyak 74 kali. Sedangkan di semester I ini baru 32 kali," kata Direktur Perdagangan BEI, Uriep Budhi Prasetyo di Jakarta, Rabu (25/6/2014).

Lebih lanjut Uriep mengungkapkan, selain UMA, jumlah frekuensi emiten yang terkena penghentian sementara alias suspensi juga mengalami penurunan di semester pertama 2014 ini. Meskipun, UMA dan suspensi mengalami penurunan, akan tetapi jumlah pemeriksaan mengalami peningkatan.

"Frekuensi suspensi di 2012, sebanyak 52 kali, di 2013 mencapai 29 kali. Dan di semester I tahun ini frekuensi suspensi hanya 9 kali. Sedangkan untuk pemeriksaan BEI meningkat, atau sebanyak 33 kali di 2012, sebanyak 55 kali di 2013, dan di semester I tahun ini mencapai 40 kali," jelasnya.

Uriep mengatakan, penurunan frekuensi UMA dan suspensi ini mencerminkan sistem baik di Anggota Bursa (AB) dan BEI sendiri sudah terealisasi dengan baik.

"AB sudah menjalankan pengawasan transaksinya. Mereka (para AB) telah mencegah nasabah yang melakukan praktik tidak jelas karena dia punya sistem. Mereka, biasanya memanggil investor yang melakukan praktik itu dengan memberikan edukasi, sehingga mereka (investor) tidak melakukan kembali praktik yang tak jelas itu," tegasnya.

UMA adalah aktifitas perdagangan dan atau pergerakan harga suatu efek yang tidak biasa pada suatu kurun waktu tertentu di bursa yang menurut penilaian bursa dapat berpotensi mengganggu terselenggaranya perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien. Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran di pasar modal.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
1 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
2 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
2 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
2 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
3 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved