Ini Kata Chatib Soal Pelemahan Rupiah

Kamis, 26 Juni 2014 - 14:06 WIB
Ini Kata Chatib Soal...
Ini Kata Chatib Soal Pelemahan Rupiah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini kembali melemah, dan berakhir di ambang level Rp12.100 per USD.

Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, pelemahan rupiah beberapa hari belakangan ini dikarenakan banyak yang melihat bahwa kompetisi politik sangat ketat, dan hal itu membuat adanya ketidakpastian jangka panjang.

"Mungkin nanti hasil dari quick count selisihnya sedikit, kita nunggu KPU (Komisi Pemilihan Umum). KPU kemudian nunggu Mahkamah Konstitusi, ketidakpastian itu membuat rupiah melemah dari Rp11.300 per USD ke Rp11.600 per USD pada waktu itu," ujar dia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (26/6/2014).

Selain itu, lanjut dia, Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) yang defisit bulan lalu menyebabkan rupiah kembali melemah dari Rp11.600 per USD ke Rp11.800 per USD. Selain itu, situasi di Irak yang tidak kondusif menjadikan harga minyak naik dan berdampak pada pelemahan rupiah hingga tembus Rp12.000 per USD.

"Tapi saya bilang ini semua temporer. Pemilu kan pasti berakhir, dan pasti ada yang terpilih. Berarti nanti ketegangan politiknya hilang," imbuh dia.

Sementara, mengenai NPI, dia mengaku belum mengetahuinya. Namun pihaknya memperkirakan NPI Mei 2014 akan surplus meskipun angkanya relatif kecil.

"Kemudian Irak, ini low political begini. Sifatnya temporer jadi dengan itu saya masih lihat nilai rupiah ini masih ke arah temporer," pungkasnya.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini berakhir di ambang level Rp12.100 per USD. Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg siang hari ini pada level Rp12.095 per USD. Posisi ini melemah tipis dibanding penutupan kemarin di level Rp12.090 per USD.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Berpeluang Perkasa Saat Dolar AS Mengalami Tekanan
Berita Terkini
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
26 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
46 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved