Transaksi Remittance Indi Finance Telkom Rp100 M

Senin, 30 Juni 2014 - 16:05 WIB
Transaksi Remittance...
Transaksi Remittance Indi Finance Telkom Rp100 M
A A A
BANDUNG - Melihat potensi yang menjanjikan keuntungan dari pengiriman uang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menggarap program Indi Finance.

Selama periode Januari-Juni 2014 program ini berjalan, nilai transaksi remittance (sistem pengiriman uang) di luar dugaan, yaitu sekitar Rp100 miliar.

"Dalam enam bulan terakhir, kami membantu pengiriman uang para TKI yang bekerja di Hongkong. Ini baru tahap pertama program ini dijalankan, hasilnya ternyata luar biasa besar. Kami tidak menyangka sebelumnya hasilnya bakal seperti ini," ujar Direktur Enterprise & Business Telkom M Awaludin, beberapa waktu lalu.

Melihat potensi demikian, pihaknya mempersiapkan diri untuk mengembangkan remittance ke beberapa negara lain.

"Rencananya tahun ini kami akan mengoperasikan Indi Finance di Makau dan Taiwan. TKI di kedua negara tersebut tercatat cukup banyak juga, dan ini peluang bagi kami untuk mengembangkan Indi Finance," sambung dia.

Selain Makau dan Taiwan, kata Awal, pihaknya berencana untuk mengoperasikannya di negara-negara yang selama ini menjadi tujuan TKI, yaitu Malaysia dan Timur Tengah.

"Proyeksinya di Malaysia dan Timur Tengah, pengoperasiannya tahun depan. Itu karena kami harus melakukan persiapan, di antaranya, dalam hal penyediaan Digital Cash Money (DCM)," ujar dia.

Awaludin mengatakan, Indi Finance merupakan satu di antara program Indonesia Digital Network (IDN) yang berkenaan dengan pengembangan jaringan di luar negeri.

Selain Indi Finance, dalam program IDN ada juga Indi School dan Indi Campus yang mengembangkan jaringan internet sekaligus membantu dunia pendidikan tingkat pelajar maupun mahasiswa.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Isu Hangat Selama Tiga...
Isu Hangat Selama Tiga Tahun ke Belakang di Industri Jaringan Telekomunikasi
Menanti Sepak Terjang...
Menanti Sepak Terjang Alexander Rusli Kembali ke Industri Telekomunikasi
XL Axiata Jual Aset...
XL Axiata Jual Aset Infrastruktur Telekomunikasi, Nilainya Rp5,9 Miliar
Telkom Buka Program...
Telkom Buka Program Magang 311 Mahasiswa, Pendaftar Capai 40.000 Orang
Baru 3 Tahun Pimpin...
Baru 3 Tahun Pimpin Telkom, Pengamat: Masa Jabatan Ririek Masih Panjang
Data IndiHome Diduga...
Data IndiHome Diduga Bocor, Telkom Pastikan Terproteksi
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
9 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
9 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
9 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
10 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
10 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
10 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Tembak Jatuh...
Ukraina Tembak Jatuh Jet Tempur Canggih Rusia Senilai Rp771 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved