Jero Ajak Pengusaha Jepang Investasi Listrik
Selasa, 01 Juli 2014 - 15:27 WIB
Jero Ajak Pengusaha Jepang Investasi Listrik
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik baru saja menyambangi Jepang dan bertemu pengusaha asal negeri Matahari Terbit tersebut agar menanamkan investasi di sektor kelistrikan.
"Saya juga baru balik dari Tokyo, Jepang. Saya ketemu pengusaha besar di sana. Saya minta agar mereka menanamkan investasi di Indonesia, khususnya di bidang kelistrikan," kata Wacik di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (1/7/2014).
Menurut dia, perusahaan yang ditemui sebelumnya telah menanamkan investasinya di Indonesia. Wacik ingin agar investor asal Jepang kembali menambah investasinya dan mengarahkan proyek ke bidang kelistrikan dalam negeri.
"Saya undang mereka kembali untuk memperbesar investasi. Saya katakan ,jangan takut untuk investasi di Indonesia. Saat ini Indonesia merupakan tujuan investasi yang cukup potensial," ucap Wacik.
Wacik bercerita, tren investasi Jepang sejak awal memang diarahkan ke China sebagai negara yang dianggap potensial untuk menanamkan investasi. Namun dalam 3-4 tahun belakangan, negara itu mulai melirik investasi di Asia Tenggara.
"Tiga-empat tahun ini mereka milih investasi di Asia Tenggara. Bahkan dia berprioritas menanamkan investasinya di Indonesia," ujar Wacik.
Dalam kunjungannya, dia mempromosikan potensi bidang kelistrikan Indonesia dengan menggunakan sumber energi baru dan terbarukan (EBT). Sebagai negara yang tengah menggarap energi alternatif dalam bidang kelistrikan, Wacik mengklaim ini bisa disinergikan bagi bidang kelistrikan di dalam negeri.
"Mereka tertarik dengan promosi saya tentang EBT di Indonesia. Mereka kan juga menggarap energi alternatif bagi pembangkit listriknya. Sudah mulai banyak pembangkit listrik dari EBT di Jepang," tuturnya.
"Saya juga baru balik dari Tokyo, Jepang. Saya ketemu pengusaha besar di sana. Saya minta agar mereka menanamkan investasi di Indonesia, khususnya di bidang kelistrikan," kata Wacik di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (1/7/2014).
Menurut dia, perusahaan yang ditemui sebelumnya telah menanamkan investasinya di Indonesia. Wacik ingin agar investor asal Jepang kembali menambah investasinya dan mengarahkan proyek ke bidang kelistrikan dalam negeri.
"Saya undang mereka kembali untuk memperbesar investasi. Saya katakan ,jangan takut untuk investasi di Indonesia. Saat ini Indonesia merupakan tujuan investasi yang cukup potensial," ucap Wacik.
Wacik bercerita, tren investasi Jepang sejak awal memang diarahkan ke China sebagai negara yang dianggap potensial untuk menanamkan investasi. Namun dalam 3-4 tahun belakangan, negara itu mulai melirik investasi di Asia Tenggara.
"Tiga-empat tahun ini mereka milih investasi di Asia Tenggara. Bahkan dia berprioritas menanamkan investasinya di Indonesia," ujar Wacik.
Dalam kunjungannya, dia mempromosikan potensi bidang kelistrikan Indonesia dengan menggunakan sumber energi baru dan terbarukan (EBT). Sebagai negara yang tengah menggarap energi alternatif dalam bidang kelistrikan, Wacik mengklaim ini bisa disinergikan bagi bidang kelistrikan di dalam negeri.
"Mereka tertarik dengan promosi saya tentang EBT di Indonesia. Mereka kan juga menggarap energi alternatif bagi pembangkit listriknya. Sudah mulai banyak pembangkit listrik dari EBT di Jepang," tuturnya.
(rna)
Lihat Juga :