Mendag Pantau Stabilitas Harga di Pasar Kosambi Bandung

Kamis, 10 Juli 2014 - 16:09 WIB
Mendag Pantau Stabilitas...
Mendag Pantau Stabilitas Harga di Pasar Kosambi Bandung
A A A
BANDUNG - Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan hari ini meninjau Pasar Tradisional Kosambi, Bandung.

Hal ini dilakukan sebagai rangkaian program menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2014, khususnya bulan puasa dan Lebaran, untuk mendapatkan fakta riil terkait dengan perkembangan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok masyarakat di Bandung pada minggu ke-2 di bulan puasa ini.

“Dari hasil pemantauan kami di beberapa pasar termasuk Kosambi, hampir semua barang kebutuhan pokok relatif stabil dibandingkan minggu sebelumnya. Stok di Bandung dan Jawa Barat juga dalam kondisi yang baik,” jelas Lutfi seperti dalam rilis, Kamis (10/7/2014).

Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Kosambi per 8 Juli 2014 dibanding seminggu sebelumnya, 1 Juli 2014, harga beberapa komoditas mengalami penurunan. Komoditas tersebut antara lain terigu turun 6,67% dari Rp7.500/kg menjadi Rp7.000/kg; daging ayam ras turun 10,81% dari Rp37 ribu/kg menjadi Rp33 ribu/kg; cabe merah besar turun 20% dari Rp25 ribu/kg menjadi Rp20 ribu/kg.

Sementara itu, komoditas lainnya seperti beras, gula pasir, minyak goreng, kedelai, daging sapi, telur ayam ras, cabe rawit merah, dan bawang putih harganya juga terpantau relatif stabil. Kenaikan harga hanya terjadi pada komoditas cabe merah keriting dan bawang merah masing-masing sebesar 15,38% dan 8,33% menjadi Rp15 ribu/kg dan Rp26 ribu/kg.

"Seperti terjadi di daerah lain, harga komoditas pangan segar hortikultura terutama cabe menjelang Lebaran 2014 justru mengalami tren penurunan, tidak seperti tahun lalu yang naik cukup signifikan," tambah dia.

Hal ini, lanjut Lutfi, disebabkan sedang terjadi panen raya untuk komoditas cabe di beberapa daerah sentra produksi seperti Kabupaten Banyuwangi, Jawa Tengah dan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), sehingga pasokan cukup melimpah termasuk ke pasar-pasar wilayah Bandung.

Selain itu, kondisi cuaca yang saat ini sudah mulai sering terjadi hujan menyebabkan kualitas cabe merah relatif cepat busuk/kualitas kurang baik sehingga harga cabe di pasaran cenderung turun.

" Berdasarkan kebiasaan, seminggu menjelang Lebaran kemungkinan akan ada kenaikan harga karena masyarakat mulai melakukan persiapan Lebaran. Namun, kenaikan tersebut masih dalam tahap normal," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Lebaran Festive,...
Gelar Lebaran Festive, Gading Festival Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Raya
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Belanja Kebutuhan Lebaran...
Belanja Kebutuhan Lebaran Tetap Tinggi, Capai 63,8%
Lebaran di Tengah Pandemi,...
Lebaran di Tengah Pandemi, Apakah Dianjurkan Berjabat Tangan?
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Sambut Ramadhan dan...
Sambut Ramadhan dan Lebaran dengan Berbagai Kejutan
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
8 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
9 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
11 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
11 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved