OJK Apresiasi Inisiatif KSEI-Permata Bank

Selasa, 15 Juli 2014 - 14:13 WIB
OJK Apresiasi Inisiatif...
OJK Apresiasi Inisiatif KSEI-Permata Bank
A A A
JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida menyambut positif inisiatif yang dilakukan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Permata Bank dengan meluncurkan Co-Branding PermataATM dan Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) KSEI.

Peluncuran layanan ini secara resmi menandai babak baru penggunaan fasilitas AKSes yang sudah terintegrasi dengan fasilitas ATM Bank. Melalui mesin ATM, investor dapat melakukan pengecekan saldo efek yang tercatat dalam Sub Rekening Efek di KSEI dan saldo dana dalam Rekening Dana Nasabah (RDN).

"OJK memandang hal ini merupakan terobosan untuk meningkatkan jumlah investor di pasar modal Indonesia," kata dia, Selasa (15/7/2014).

Menurut Nurhaida, pemahaman masyarakat mengenai pasar modal perlu didukung kemudahan akses untuk berinvestasi dan hal itu masih mengalami kendala. Dia mengatakan, substansi utama dari kerja sama ini adalah bagaimana memberikan kemudahan bagi masyarakat.

"Pemanfaaatan jaringan bank yang sudah sangat luas hingga ke pelosok merupakan salah satu solusi, sejalan juga dengan pengembangan SID dan penerapan rekening dana nasabah yang sudah secara langsung melibatkan pihak perbankan," ujarnya.

Dia menuturkan, masyarakat Indonesia secara umum sudah sangat mengenal aktivitas di perbankan, dan ATM sudah merupakan bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Dengan pengembangan ini, dia berharap investasi di pasar modal dapat lebih memasyarakat

"Diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut, tidak hanya inquiry tapi juga bisa digunakan untuk transaksi. Dengan makin memasyarakatnya investasi di pasar modal, dengaan dukungan pengembangan infrastruktur, seperti ini diharapkan target peningkatan jumlah investor di pasar modal dapat dicapai," tutur dia.

Hal itu, dia menambahkan, sejalan dengan visi OJK untuk pendalaman pasar. Fasilitas tersebut, OJK meyakini dapat mendukung visi OJK tersebut dan diharapkan inisiatif tersebut dapat diikuti juga oleh bank-bank yang lain.

Sebagai pionir untuk proyek Co-Branding dengan AKSes KSEI, Permata Bank melalui PermataATM juga menawarkan fitur tambahan, yaitu fasiltas untuk penyampaian instruksi penarikan dana.

Dengan fitur ini, investor dengan mudah dapat memasukkan instruksi penarikan dana investasinya kepada perusahaan sekuritas, tanpa perlu mengisi dan mengirimkan formulir melalui fax. Perusahaan efek diharapkan juga dapat memanfaatkan fitur ini untuk meningkatkan layanan kepada nasabahnya.

Co-Branding KSEI dan PermataBank ini diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berinvestasi, juga mendukung transparansi informasi, kemudahan akses dan perlindungan investasi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bakal Jadi Bank BUKU...
Bakal Jadi Bank BUKU IV, Permata Masih Terganjal Urusan Profit
OJK Beberkan Kelemahan...
OJK Beberkan Kelemahan yang Menghambat Pertumbuhan Bank Syariah
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Merger dan Akuisisi...
Merger dan Akuisisi Bank Digital Demi Memperkuat Permodalan
OJK Kumpulkan 15 Bank...
OJK Kumpulkan 15 Bank Minta Revisi RBB Lebih Optimistis
OJK Cabut Izin Usaha...
OJK Cabut Izin Usaha BPRS Gotong Royong Subang
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
2 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
2 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
2 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
3 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
4 jam yang lalu
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved