Masyarakat Urban Lirik Bisnis Ikan Hias

Selasa, 15 Juli 2014 - 20:24 WIB
Masyarakat Urban Lirik...
Masyarakat Urban Lirik Bisnis Ikan Hias
A A A
JAKARTA - Perkembangan pola pemikiran masyarakat urban atau perkotaan ke arah yang lebih inovatif, membuat beberapa diantaranya melakukan pengembangan dengan keterbatasan ruang. Salah satunya bisnis ikan hias.

Kepala Badan Pengembvangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP) Suseno Sukoyono mengatakan, masyarakat urban atau masyarakat perkotaan sangat berbeda dengan masyarakat rural atau pedesaan, karena masyarakat urban cenderung lebih rasional dan lebih mudah menerima pengaruh dari luar atau mudah menerima perubahan.

"Salah satu persoalan yang dihadapi masyarakat urban adalah keterbatasan ruang, sehingga mendorong komunitas di dalamnya lebih kreatif dalam berusaha, termasuk berinovasi dalam menciptakan dan mengembangkan kegiatan," ujar Suseno di Jakarta, Selasa (15/7/2014).

Menurutnya, salah satu fenomena menarik sekarang ini adalah berkembangnya bisnis ikan hias di kalangan kaum urban di wilayah Depok, Bekasi, Bogor dan Jakarta.

"Menarik, karena usaha dilakukan di kawasan perumahan, apartemen, kios dan ruko dengan menggunakan lahan terbatas, tetapi menghasilkan omzet miliaran rupiah. Untuk pasar tidak terbatas pada pasar domestik, tetapi telah merambahke mancanegara," tambah Suseno.

Melihat perkembangan positif tersebut, dia mengatakan, BPSDM KP merasa perlu untuk ambil bagian dalam mewujudkan bisnis ikan hias sebagai kekuatan baru ekonomi kelautan dan perikanan.
Menurutnya, Indonesia hendaknya tidak terbatas sebagai "surga" ikan hias, tetapi juga sebagai "raja" ekportir ikan hias di seluruh dunia.

"Kita ini sekarang sudah menjadi penghasil ikan hias nomer tiga di seluruh dunia. Jika ini terus dikembangkan, maka tidak akan heran jika nantinya kita menduduki peringkat pertama. Terlebih lagi, keragaman spesies ikan hias kita beragam," ujar dia.

Menurut data statistik perikanan hias, ada sedikitnya 240 jenis ikan hias laut dan 226 jenis ikan hias air tawar tersedia di Indonesia. Beberapa jenis ikan hias air tawar bahkan tergolong spesies asli dan langka, tidak terdapat di negara lain, misalnya Arwana, Botia, Balashark, dan Rainbow Irian.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Birokrasi Rumit, Banyak...
Birokrasi Rumit, Banyak Bisnis Hengkang dari Uni Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved