Realisasi Penyaluran BBM Subsidi Capai 22,9 Juta KL
Kamis, 17 Juli 2014 - 15:21 WIB
Realisasi Penyaluran BBM Subsidi Capai 22,9 Juta KL
A
A
A
JAKARTA - Realisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga akhir Juni mencapai 22,9 juta kiloliter (kl). Jumlah atau naik sekitar 1,3% dibandingkan dengan realisasi penyaluran BBM pada periode yang sama tahun lalu.
“Dengan melihat eealisasi penyaluran BBM bersubsidi saat ini, tentunya diperlukan upaya yang ekstra agar kuota BBM dalam APBN-P (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan) 2014 yang dikurangi 2 juta kl bisa mencukupi,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir di Jakarta, Kamis (17/7/2014).
Dia menjelaskan bahwa walaupun konsumsi premium masih dalam batas kuota, akan tetapi konsumsi solar memang telah melampaui kuota yang ditetapkan sebelumnya.
Berdasarkan data realisasi penyaluran BBM bersubsidi hingga 30 Juni 2014, premium telah tersalurkan sebanyak 14,52 juta kl. Adapun, realisasi penyaluran solar pada periode yang sama telah mencapai 7,92 juta kl dan minyak tanah telah tersalurkan sekitar 468 ribu kl.
Pertamina terus menjaga stok BBM dalam kondisi aman. Saat ini, stok premium cukup untuk 17,4 hari, Solar selama 21,3 hari, avtur 27,6 hari, Pertamax 40,9 hari, pertamax Plus 37,6 hari, dan elpiji 17,1 hari.
“Dengan melihat eealisasi penyaluran BBM bersubsidi saat ini, tentunya diperlukan upaya yang ekstra agar kuota BBM dalam APBN-P (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan) 2014 yang dikurangi 2 juta kl bisa mencukupi,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir di Jakarta, Kamis (17/7/2014).
Dia menjelaskan bahwa walaupun konsumsi premium masih dalam batas kuota, akan tetapi konsumsi solar memang telah melampaui kuota yang ditetapkan sebelumnya.
Berdasarkan data realisasi penyaluran BBM bersubsidi hingga 30 Juni 2014, premium telah tersalurkan sebanyak 14,52 juta kl. Adapun, realisasi penyaluran solar pada periode yang sama telah mencapai 7,92 juta kl dan minyak tanah telah tersalurkan sekitar 468 ribu kl.
Pertamina terus menjaga stok BBM dalam kondisi aman. Saat ini, stok premium cukup untuk 17,4 hari, Solar selama 21,3 hari, avtur 27,6 hari, Pertamax 40,9 hari, pertamax Plus 37,6 hari, dan elpiji 17,1 hari.
(rna)
Lihat Juga :