Pemerintah Baru Diminta Perhatikan Perumahan Rakyat Kecil

Sabtu, 19 Juli 2014 - 15:52 WIB
Pemerintah Baru Diminta...
Pemerintah Baru Diminta Perhatikan Perumahan Rakyat Kecil
A A A
JAKARTA - Presiden Direktur PT Perumahan Nasional (Perumnas) Persero, Himawan Arief Sugoto berharap pemerintahan baru memperhatikan daya beli masyarakat terhadap perumahan yang masih kecil.

Sebab itu, dia meminta kepada pemerintah baru nanti agar mengalokasikan kebutuhan dana untuk pembiayaan atau subsidi perumahan. Hal ini agar rakyat kecil mampu menjangkaunya.

"Sekarang dengan KPR berapapun bunganya, selama rumah mahal, bagi masyarakat kan DP-nya (down payment) berat. Tapi, kalau rumahnya murah kemampuan membayar DP-nya bisa lebih mudah. Jadi itu," jelas Himawan di Hotel Borobudur Jakarta, Jumat (18/7/2014) malam.

Selain itu, perseroan juga berharap pemerintah membantu mengatasi masalah lahan agar bisa suplai perumahan lebih banyak. Sebab, lahan menjadi bagian dari row material utama, eerta infrastruktur yang belum memadai.

"Waktu debat, para timsesnya itu kan karena challege bahwa problem utama di perumahan itu masalah di suplai. Jadi, mereka kan komit kalau bisa membuat suplai maksimal, dengan memberdayakan Perumnas kembali. Itu yang kita harapkan," terangnya.

Himawan menyatakan, pihaknya siap jika Perumnas dijadikan sebagai lokomotif utama untuk penyediaan perumahan masyarakat. Sehingga, pihaknya dapat memasok rumah murah, bahkan sangat murah bagi masyarakat.

"Enggak dikasih bantuan saja kita sudah jalan kencang. Apalagi kalau dikasih support. Rumah sangat murah, buktinya kita bangun rusunami di RT. Yang anggaran untuk selisih jualnya dikasih melalui program BUMN peduli. Bisa 50% dari market price. Kalau itu dilakukan, kita bisa menyediakan rumah dengan jumlah yang banyak, dan harga yang murah," tandasnya.

Seperti diketahui, backlog perumahan di Indonesia saat ini mencapai 15 juta, dengan pertumbuhan kebutuhan perumahan sekitar 800 ribu unit per tahun. Di sisi lain, suplai perumahan dari pengembang hanya 15 ribu unit per tahun, dengan pertumbuhan properti nasional dalam lima tahun terakhir rata-rata 21% per tahun.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dapat Suntikan Dana,...
Dapat Suntikan Dana, Perumnas Bangun Rumah Tapak Berkualitas
Pemerintah Beri Pinjaman...
Pemerintah Beri Pinjaman ke Perumnas Sebesar Rp650 Miliar
3 Juta Rumah Menyasar...
3 Juta Rumah Menyasar Luar Jawa Tahun 2025, Intip Daftar Daerahnya
48 Tahun Sediakan Kebutuhan...
48 Tahun Sediakan Kebutuhan Hunian Pertama Masyarakat, Perumnas Optimalkan Inovasi Digital
Perumnas Sambut Perpanjangan...
Perumnas Sambut Perpanjangan Insentif PPN DTP: Stimulus untuk Kepemilikan Hunian
Menteri BUMN Targetkan...
Menteri BUMN Targetkan Perumnas Bangun Perumahan Bertingkat di Ibu Kota Baru
Berita Terkini
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
14 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved